Pahit, Belgia Tersingkir karena Kalah Selisih Gol

BELGIA harus menerima kenyataan gagal melaju ke semifinal UEFA Nations League, hanya karena kalah selisih gol.

Pahit, Belgia Tersingkir karena Kalah Selisih Gol
Kapten Belgia, Eden Hazard

BELGIA harus menerima kenyataan gagal melaju ke semifinal UEFA Nations League, hanya karena kalah selisih gol.

Di Swissporarena, Senin (19/11) dini hari WIB,  Belgia unggul cepat melalui aksi Torgan Hazard di saat laga baru berjalan dua menit setelah sukses. Skor 0-1.

Hanya berselang dua menit Belgia mampu menggandakan keunggulan mereka, lagi-lagi Torgan berhasil mencatatkan namanya di papan skor, setelah memaksimalkan umpan matang dari Youri Tielemans. Skor 2-0.

Tuan rumah langsung merespon ketertinggalan mereka, menit ke-26 Swiss mampu memperkecil ketertinggalan setelah dihadiahi penalti oleh wasit. Maju sebagai eksekutor Ricardo Rodriguez berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan mengubah skor menjadi 1-2.

Tidak berselang lama Swiss mampu menyamakan kedudukan setelah Haris Seferovic mencetak gol kedua bagi tuan rumah setelah berhasil menuntaskan umpan matang yang diberikan Xherdan Shaqiri menjadi gol. Skor 2-2.

Di menit akhir babak pertama tuan rumah berbalik unggul, Haris Seferovic mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya usai meneruskan umpan yang dikirimkan Edimilson Fernandes. Skor 3-2 bertahan hingga turun minum.

Seusai istirahat semangat Swiss semakin meningkat menggempur pertahanan Belgia, hasilnya mereka mampu memperbesar keunggulan usai Nico Elvedi mencetak gol keempat memaksimalkan umpan Xherdan Shaqiri menjadi gol. Skor 4-2.

Tertinggal dua gol Belgia tidak tinggal diam, mereka terus mencoba memangkas selisih gol namun upaya yang mereka lakukan mampu digagalkan oleh lini belakang dan penjaga gawang tuan rumah.

Alih-alih mengejar ketertinggalan, Belgia malah kembali kebobolan. Menit ke-84 Swiss mencetak gol kelima mereka melalui Haris Seferovic yang sekaligus hattricknya di laga ini setelah menuntaskan umpan dari Kevin Mbabu. Skor 5-2.

Kedudukan 5-2 pun tidak berubah hingga wasit meniupkan pluit panjang akhir pertandingan. Dengan kemenangan ini Swiss berhak tampil di semifinal Liga Negara Eropa 2018 setelah lolos sebagai juara grup 2.

Kekalahan ini membuat Pelatih Belgia, Roberto Martinez kecewa berat. Dia benar-benar dibuat frustrasi performa timnya.
“Saya pikir apa yang terjadi adalah sifat permainan, karena hampir seperti final. Swiss harus menempatkan semua pemain mereka maju dan menciptakan momentum," ujar dia.

“Penalti mengubah perasaan kami, kami tidak bertahan cukup baik lagi, kami memberi mereka banyak ruang. Pada 2-1 kami harus mulai mengontrol permainan lagi, dan entah bagaimana kami tidak bisa dan itu mengecewakan,” tutupnya.


Editor : inilahkoran