Pakar Apresiasi Gerak Cepat Kementan Redam Inflasi
Langkah cepat Kementerian Pertanian (Kementan) yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) memantau ketersediaan pangan ke beberapa pasar mendapat reaksi positif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Langkah cepat Kementerian Pertanian (Kementan) yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) memantau ketersediaan pangan ke beberapa pasar mendapat reaksi positif.
Pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) M Syarkawi Rauf mengungkapkan, aksi Mentan Syahrul Yasin Limpo itu dikategorikan sebagai antisipasi terjadinya lonjakan inflasi.
"Salah satu andil besarnya inflasi akibat ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang kecil, apalagi saat momentum tertentu. Maka perlu selalu diawasi stoknya," ujar Syarkawi, Rabu (5/2/2020).
Kemudian Syarkawi menuturkan, cara Kementan yang rutin menggelar Sidak ketersediaan bahan pangan pokok akan berdampak pada tingkat terjangkaunya kemampuan daya beli masyararakat.
"Kalau bahan pangan pokoknya ada, maka inflasi rendah. Pendapatan keuangan masyarakat lebih besar dapat membeli banyak kebutuhan pangan sebab harga terjangkau," ucap Syarkawi.
Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto berkunjung mendadak ke Pasar Raya Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).
Sidak tersebut bertujuan guna mengetahui kondisi stok bahan pangan pokok serta harganya. Sehingga jika terjadi lonjakan, dapat segera distabilkan oleh pemerintah.
Syahrul Yasin Limpo pada Sidak ke pasar berkomitmen bakal selalu menjaga wajarnya harga komoditas pangan yang diterima oleh petani, pedagang maupun konsumen. [gam]
Editor : Bsafaat

