Para Paslon Gagal Paham Soal Debat, Ketua KPU Jabar: Akan Kami Sampaikan

Debat yang merupakan adu gagasan antar pasangan, dengan pandangan berbeda terhadap isu atau topik, untuk menunjukkan argumen paling layak dipertimbangkan, sama sekali tidak terlihat.

Para Paslon Gagal Paham Soal Debat, Ketua KPU Jabar: Akan Kami Sampaikan

INILAHKORAN, Bandung - Esensi debat, tidak terwujud dalam debat publik perdana Pilgub Jabar 2024, yang dilaksanakan di Grha Sanusi Universitas Padjajadjaran, Kota Bandung, Senin 11 November 2024. Dimana keempat pasangan calon (paslon) seolah gagal paham, akan maksud dari kata debat.

Debat yang merupakan adu gagasan antar pasangan, dengan pandangan berbeda terhadap isu atau topik, untuk menunjukkan argumen paling layak dipertimbangkan, sama sekali tidak terlihat.

Para masing-masing pasangan, baik Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, Akhmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibi dan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, condong pada penyampaian visi dan misi, serta program unggulan.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni mengatakan hal tersebut merupakan hak dari tiap pasangan.

"Kita hanya menentukan tema, terkait dengan mereka menjawab yang akhirnya menjadi (penyampaian visi dan misi), hak dari pasangan," ujar Ummi.

Terlepas dari itu, dia memastikan akan menyampaikan soal tersebut kepada tim masing-masing Paslon, untuk menjadi bahan evaluasi di dua sesi debat lanjutan, yakni pada 16 November di Kota Cirebon dan 23 November 2024 di Kabupaten Bogor.

"Nanti masukan dari teman-teman akan saya sampaikan, pada saat rapat dengan teman-teman tim pasangan calon," ucapnya.

Seperti diketahui, dalam debat publik perdana yang ditayangkan secara langsung oleh salah satu televisi nasional dan media daring youtube, pelaksanaannya kurang greget.

Lantaran tidak ada satu pun pasangan yang menunjukkan, bahwa program mereka paling baik diantara yang lain.

Semua pasangan, cenderung menyampaikan visi dan misi, serta program untuk memikat hati masyarakat, untuk memilih mereka di 27 November 2024 mendatang. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti