INILAH, Bogor – Pemkot Bogor menggulirkan kembali konsep Park and Ride di Plaza dan Pasar Bogor. Proses pembangunanya akan dimulai tahun 2020 dengan desain yang dirancang bersama para pedagang Plaza dan Pasar Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Park and Ride diperkirakan mencapai ratusan miliar. Diharapkan dua atau tiga tahun lagi wajah Kota Bogor berubah setelah penataan kawasan Suryakencana tuntas.
"Konsep Park and Ride akan dimulai tahun 2020. Pasarnya tetap ada, tapi ditata ulang," ungkap Bima kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).
Bima mengatakan, Park and Ride terdri dari pasar tradisional, pusat kuliner, dan tempat parkir. Desainnya masih sama dengan rancangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor. Pihaknya terus berupaya secara intens berkoordinasi dengan pedagang setempat terkait rencana ini.
"Saya sudah membentuk tim khusus menangani ini. Jadi semua desain akan dibicarakan dengan semua pedagang," katanya.
Bima menekankan, desain sekarang belum tentu akan dipakai karena perlu penyempurnaan berdasarkan usulan pedagang. Terlebih konsep ini akan direalisasikan sekitar tiga tahun mendatang.
"Anggaran yang dibutuhkan ratusan miliar. Nanti ada APBD Kota Bogor, bantuan DKI Jakarta, dan anggaran kementrian," pungkasnya.