Partai Demokrat Resmi Usung Prabowo Subianto Sebagai Cawapres, Ini Kata Ketua Umum AHY...
Partau Demokrat resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai Calon Presidem
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Jumat lalu, DPP Partai Demokrat menggelar rapat pleno, yang langsung dipimpin Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam pertemuan elit Partai Demokrat tersebut, AHY menyampaikan dua agenda pasca resmi bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang mengusung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden di Pilpres 2024 mendatang. Pertama mengenai dinamika politik saat ini usai bergabung dengan KIM, serta menghadapi pemilihan legislatif (Pileg).
Dia mengklaim, mayoritas publik mendukung Partai Demokrat untuk cabut dari Koalisi Perubahan dan Persatuan, yang mendukung Anies Baswedan. Termasuk keputusan mengusung Prabowo, juga disambut positif oleh masyarakat.
“Alhamdulillah setelah kita mendeklarasikan Capres Prabowo Subianto, penerimaan publik secara umum positif. Ada sekitar 60 persen yang mengatakan bahwa sudah tepat Partai Demokrat keluar dari koalisi sebelumnya dan sekitar 54 persen mengatakan sudah tepat Partai Demokrat berada di koalisi saat ini mendukung Capres Prabowo Subianto,” kata AHY.
Merespon hal ini, AHY memastikan Partai Demokrat bakal sepenuhnya mendukung Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, untuk memenangkan kontestasi Pilpres di 14 Februari 2024 mendatang.
“Mari tetap kita fokus bagaimana memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8,” kata dia dalam rapat pleno.
Lebih lanjut AHY memaparkan, pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Joko Widodo pada 3 Oktober lalu, merupakan sebuah respon dari keinginan elit pimpinan partai yang tergabung dalam KIM, untuk segera menentukan sikap.
"Demokrat ada dalam Koalisi Indonesia Maju dan tentunya secara umum partai pengusung adalah partai-partai yang ada dalam pemerintahan. Sehingga kalau Pak SBY bertemu bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi akan bagus. Apalagi kita tahu, mungkin terakhir one on one pertemuan seperti itu empat tahunan yang lalu. Tentu selain membahas situasi negeri terkini juga membahas terkait dengan Pemilu 2024,” ungkapnya.
Dia pun membantah pertemuan tersebut ada maksud lain, menyikapi dinamika politik jelang Pemilu 2024 tahun depan. Termasuk dalam penentuan cawapres, dimana Partai Demokrat dipastikan mendukung sepenuhnya figur yang bakal ditetapkan kelak. Tanpa ada hasrat atau keinginan lain, termasuk jatah kursi menteri bagi kader partai berlambang Mercy tersebut.
“Yang pasti tidak benar jika ada informasi yang beredar kalau pertemuan itu berbicara tentang semacam tukar guling. Bahwa jika kita mendukung cawapres tertentu, maka Demokrat akan mendapat jatah menteri. Tidak benar 100 persen, tidak ada pembicaraan terkait itu,” terangnya.
Dia memastikan, siapapun yang bakal dipilih oleh presiden terpilih kelak. Demokrat akan sepenuhnya mendukung, karena menjadi hak prerogeratif presiden, sesuai kebutuhan.
“Jadi hanya Bapak Presiden yang bisa mengutarakan hal itu,” timpalnya.
Sementara mengenai Pileg 2024, AHY meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk mengerahkan kemampuan terbaik, memperbanyak kunjungan ke masyarakat. Membantu mencari solusi, terhadap persoalan-persoalan yang mereka alami saat ini.
“Itu tidak berubah ilmunya. Jadi, semakin banyak bertemu masyarakat, semakin sering bertemu masyarakat, In Syaa Allah kemenangannya juga makin baik,” tuturnya.
Dia berharap, para kader yang turun dalam kontestasi Pileg dapat terus menjaga semangat, sesering mungkin menemui masyarakat dengan harapan mampu memberi hasil baik bagi Demokrat di Pemilu 2024 mendatang.
”Tetap semangat semuanya ya,” pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

