Pasca Kasus Dispora, Farhan Fokus Perkuat Sistem Pengawasan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memusatkan, perhatian pada penguatan reformasi birokrasi dan pengawasan internal menyusul mencuatnya kasus di Dispora.

Pasca Kasus Dispora, Farhan Fokus Perkuat Sistem Pengawasan
Wali Kota Bandung M FarhanWali Kota Bandung, Muhammad Farhan memusatkan, perhatian pada penguatan reformasi birokrasi dan pengawasan internal menyusul mencuatnya kasus di Dispora.

INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memusatkan, perhatian pada penguatan reformasi birokrasi dan pengawasan internal menyusul mencuatnya kasus di Dispora.

Ia menyampaikan, sejumlah langkah telah diambil termasuk penunjukan Plt Kepala Dispora. Namun, penanganan persoalan tersebut tidak bisa dibahas secara sepihak. Melainkan menjadi pembahasan bersama.

"Kasus ini mesti dibicarakan secara detail antara saya, pak wakil, pak sekda dan setiap kepala dinas atau kepala badan," kata Farhan, Selasa 17 Juni 2025.

Ia menyebut, penunjukan Plt merupakan bagian dari langkah cepat agar roda organisasi tetap berjalan. Kasus Dispora merupakan peristiwa lama, sehingga tidak perlu terus diungkit.

"Yang pasti kita menunjuk Plt. Sebetulnya ini kan kasus lama dari 2017 sampai 2020. Saya rasa nggak perlu saya omongin lagi, semua orang udah belajar dengan sendirinya," ucapnya.

Farhan memastikan, sistem pengawasan kini diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Karena ya kita sih pada dasarnya sekarang melakukan, jadinya pengawasannya double saja sekarang," ujar dia.

Ia menambahkan, pihaknya kini fokus pada peninjauan ulang prosedur hibah yang sedang diawasi ketat. Selain itu, mekanisme kerja sama dengan pihak ketiga juga sedang ditinjau ulang untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan.

Tak kalah penting kata ia, manajemen aset menjadi perhatian utama agar seluruh aset milik pemerintah kota dapat terjaga dan tercatat dengan baik.

"Jadi yang memang perlu ditinjau ulang adalah prosedural bagi hibah. Itu sedang diawasi. Prosedural kerja sama dengan pihak ketiga sedang diawasi. Jadi yang terakhir tentunya menjaga bersama-sama manajemen aset. Itu tiga hal yang sekarang kita fokus menyangkut masalah reformasi birokrasi," tandasnya. *


Editor : Ahmad Sayuti