Pawai Juara Persib Diserbu Bobotoh, Dedi Mulyadi: Ini Luapan Kegembiraan
Ribuan bobotoh memadati kawasan Gedung Sate sejak pagi hari untuk menyambut pawai juara Persib yang berlangsung, Minggu (24/5/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Euforia kemenangan Persib Bandung benar-benar terasa di Kota Bandung. Ribuan bobotoh memadati kawasan Gedung Sate sejak pagi hari untuk menyambut pawai Juara Persib yang berlangsung, Minggu (24/5/2026).
Bahkan jauh sebelum rombongan pemain tiba, masyarakat Jawa Barat sudah berkumpul di sekitar titik keberangkatan konvoi di area Parkiran Barat Gedung Sate.
Sejak pukul 06.30 WIB, lautan biru pendukung Maung Bandung mulai memenuhi lokasi dengan mengenakan jersey, syal, hingga membawa berbagai atribut kebanggaan Persib.
Tingginya antusiasme masyarakat menandai besarnya magnet Persib sebagai klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, terlebih setelah keberhasilan mereka kembali mencatat sejarah di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Selain seluruh pemain Persib Bandung, sejumlah tokoh turut hadir dalam momentum selebrasi tersebut. Di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), hingga Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai, pawai Juara tersebut menjadi ruang ekspresi kebahagiaan bagi bobotoh atas pencapaian besar Persib yang kembali merengkuh gelar Juara.
“Ya hari ini kan luapan kegembiraan seluruh pendukung, bobotoh, seluruh pecinta Persib Bandung untuk merayakan prestasi yang luar biasa,” ujar Dedi.
Menurutnya, keberhasilan Persib meraih gelar Juara secara beruntun merupakan prestasi yang tidak datang secara instan. Karena itu, ia meminta momentum perayaan kemenangan tetap dijaga agar berlangsung aman, damai, dan menghadirkan kesan positif.
“Seluruh perayaan ini harus menjadi perayaan yang penuh dengan kebahagiaan, penuh cinta dan penuh citra yang sangat positif bagi siapapun untuk berbahagia disini,” harapnya.
Dedi juga menyoroti capaian Persib dari sisi tata kelola klub. Ia menyebut Maung Bandung telah menunjukkan kualitas sebagai klub profesional karena mampu menorehkan prestasi tanpa ketergantungan terhadap campur tangan pemerintah.
“Persib sudah menunjukan diri sebagai klub profesional, tanpa harus mendapat campur tangan dari pemerintah, saya tekankan sekali lagi, tanpa campur tangan menjadi Juara itu namanya profesional sejati,” katanya.
pawai Juara Persib dari Gedung Sate menuju Jalan Asia Afrika dan finish di Gedung Merdeka, menjadi simbol perayaan atas konsistensi Maung Bandung yang sukses mengoleksi lima trofi Juara di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, termasuk torehan tiga gelar secara berturut-turut. Yakni pada musim 2023/2024, 2024/2025 dan 2025/2026 di bawah besutan pelatih Bojan Hodak.***
Editor : JakaPermana

