Peluang Diterima Lebih Besar, Simak 10 Instansi yang Sepi Peminat Pada Seleksi CPNS 2024

Berikut ini beberapa instansi yang sepi peminat pada seleksi CPNS 2024. Namun, ini jadi peluang lebih besar diterima pada CPNS 2025.

Peluang Diterima Lebih Besar, Simak 10 Instansi yang Sepi Peminat Pada Seleksi CPNS 2024
Instansi yang sedikit diminati di CPNS 2024

INILAHKORAN - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat pada seleksi CPNS 2024 ada sekitar 30 instansi yang memiliki peminat pendaftar lebih sedikit. Diperkirakan ada 10 instansi dengan persaingan rendah pada seleksi CPNS 2025. 

Agar memiliki peluang diterima lebih besar, pilih instansi dengan sedikit peminat pada pendaftaran CPNS 2025. 

Berikut 10 instansi dengan sedikit peminat pada seleksi CPNS 2024, persaingannya diperkirakan rendah di 2025. 

1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Total Formasi: 65

Jumlah Pendaftar: 385

Berkas Dikirim: 133

2. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)

Jumlah Formasi: 61

Jumlah Pendaftar: 474

Berkas Dikirim: 401

3. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Jumlah Formasi: 500

Jumlah Pendaftar: 485

Berkas Dikirim: 334

4. Sekretariat Jenderal Komnas HAM

Jumlah Formasi: 38

Jumlah Pendaftar: 507

Berkas Dikirim: 448

5. Sekretariat Jenderal MPR

Jumlah Formasi: 25

Jumlah Pendaftar: 548

Berkas Dikirim: 490

6. Badan Narkotika Nasional (BNN)

Jumlah Formasi: 32

Jumlah Pendaftar: 1.224

Berkas Dikirim: 376

7. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam)

Jumlah Formasi: 86

Jumlah Pendaftar: 1.459

Berkas Dikirim: 1.287

8. Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (Setjen DPD)

Jumlah Formasi: 230

Jumlah Pendaftar: 1.937

Berkas Dikirim: 1.838

9. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Jumlah Formasi: 110

Jumlah Pendaftar: 1.990

Berkas Dikirim: 1.730

10. Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Jumlah Formasi: 150

Jumlah Pendaftar: 2.152

Berkas Dikirim: 2.034


Editor : Firda Rachmawati