Pemerintah Masih Belum Tetapkan Likasi Relokasi Korban Longsor Pasirlangu
Pemerintah hingga kini belum menetapkan lokasi relokasi bagi warga terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah hingga kini belum menetapkan lokasi relokasi bagi warga terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Tim penanganan bencana masih melakukan penelusuran dan pemetaan lahan yang dinilai memungkinkan untuk dijadikan tempat hunian baru bagi para korban.
Incident Commander bencana longsor Pasirlangu, Ade Zakir, menyampaikan bahwa fokus awal pencarian lahan relokasi diarahkan pada aset milik desa. Tanah kas Desa Pasirlangu menjadi prioritas utama sebelum opsi lainnya dipertimbangkan.
“Kami sedang melakukan pendataan dan pemetaan, terutama terhadap tanah kas desa. Setelah ditemukan, lahan tersebut akan kami periksa terlebih dahulu dari sisi keamanan geologinya sebelum diputuskan,” ujar Ade Zakir di posko pengungsian Desa Pasirlangu, Selasa (27/1/2026).
Menurut Ade, proses penentuan lokasi relokasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena harus mempertimbangkan faktor keselamatan jangka panjang. Kajian teknis dan geologi menjadi syarat utama sebelum lahan dipilih.
Selain memanfaatkan aset desa, pemerintah juga membuka kemungkinan pengadaan lahan baru melalui mekanisme pembelian. Opsi tersebut dapat dilakukan baik melalui anggaran pemerintah maupun dengan memanfaatkan dana bantuan yang terkumpul.
“Jika melalui mekanisme pengadaan tanah oleh pemerintah, tentu membutuhkan proses dan waktu. Karena itu, kami juga mempertimbangkan pemanfaatan dana donasi yang berbentuk uang untuk membeli lahan relokasi,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk segera menyiapkan lokasi relokasi bagi warga yang terdampak longsor.
Permintaan tersebut disampaikan Gibran saat berdialog langsung dengan para korban longsor di GOR Desa Pasirlangu, Minggu (25/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Gibran menyebut relokasi menjadi salah satu solusi utama bagi warga yang rumahnya terdampak bencana. Pemerintah, kata dia, akan menyiapkan hunian pengganti bagi para korban.
Gibran juga menekankan agar lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari permukiman asal warga, sehingga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat tetap terjaga.
“Lokasi baru mohon disosialisasikan secepatnya dan diupayakan tidak jauh dari tempat tinggal sebelumnya,” ujar Gibran.***
Editor : JakaPermana
