Pemilik Toko di Reo NTT Rela Buka Saat Darurat Gempa M 7,7 demi Bantu Korban Bencana
tengah situasi darurat pasca-gempa M 7,7 di NTT, seorang pemilik toko di Reo memaksakan diri tetap membuka usahanya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Di tengah duka dan kehancuran akibat bencana alam yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), aksi kebaikan dari masyarakat sekitar menghadirkan kepedulian di tengah situasi darurat.
Salah satu kisah yang menyita perhatian datang dari seorang pemilik toko sembako di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @kak_iman memperlihatkan momen haru ketika sang pemilik toko memutuskan untuk tetap memaksakan tokonya buka di tengah kondisi pascagempa. Meski bangunan di sekitarnya terdampak, ia memilih tetap beroperasi bukan demi mengejar keuntungan finansial, melainkan demi membantu pemenuhan logistik warga yang sedang terdesak.
"Saya bukan mau jualan, saya hanya mau menyiapkan orang-orang yang butuh," ujar pemilik toko tersebut dengan raut wajah tulus dalam unggahan video.
toko yang berlokasi persis di depan Masjid Besar Nurul Huda Reo tersebut menjadi salah satu tumpuan bagi masyarakat sekitar yang kesulitan mencari kebutuhan bahan pokok dan barang darurat pascabencana.
Aksi kemanusiaan tersebut dipicu oleh bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. gempa dangkal berkekuatan besar ini menimbulkan kerusakan infrastruktur di berbagai wilayah NTT, termasuk di Kecamatan Reok.
Salah satu penanda utama kerusakan di lokasi tersebut adalah Masjid Besar Nurul Huda Reo, yang mengalami kerusakan parah pada bagian interior serta menara masjid yang ambruk akibat guncangan keras.
Bencana ini mengakibatkan puluhan korban jiwa, ratusan warga luka-luka, serta ribuan penduduk harus mengungsi ke tempat penampungan sementara dan tenda-tenda darurat.
Editor : Firda Rachmawati

