Pemkab Bandung Siapkan 9 Lokasi Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan korban meninggal dunia akibat wabah virus corona (covid-19), Pemerintah Kabupaten Bandung tengah menyiapkan sembilan lokasi pemakaman.

Pemkab Bandung Siapkan 9 Lokasi Pemakaman Khusus Korban Covid-19

INILAH, Bandung- Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan korban meninggal dunia akibat wabah virus corona (covid-19), Pemerintah Kabupaten Bandung tengah menyiapkan sembilan lokasi pemakaman.

Sembilan lokasi pemakaman tersebut dipastikan jauh dari pemukiman penduduk dan juga lahannya milik Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Pemkab Bandung menyiapkan sembilan lokasi pemakaman. Itu lahan pemakaman milik Pemkab Bandung dan dipastikan jauh dari pemukiman penduduk. Nah soal anggaran untuk lahan dan lain sebagainya masih dirumuskan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD," kata Juru Bicara Gugua Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung, Yudi Abdurahman, yang dihubungi melalui What App hotline service penanganan Covid-19 Kab Bandung, Minggu (19/4/2020).

Selain menyiapkan lahan pemakaman, kata Yudi, Pemkab Bandung juga saat ini tengah melakukan persiapan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dimana Kabupaten Bandung menjadi bagian dari daerah Bandung Raya yang melakukan PSBB serentak pada Rabu (22/4/2020) mendatang. PSBB parsial akan dilaksanakan oleh Pemkab Bandung di Kecamatan Margaasih, Margaahayu, Bojongsoang, Cilengkrang, Cimenyan,Dayeuhkolot dan Bojongsoang.

"Kami tengah menyusun Perbup untuk petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis)nya. Insa Alloh Senin mulai disosialisasikan ke masyarakat," ujarnya.

Dikatakan Yudi, jelang pelaksaaan PSBB parsial ini, pihaknya terus melakukan persiapan. Mulai dari pembuatan leaflet, pemetaan lokasi desa hingga pemantaun ketersedian pangan dan kebutuhan dasar masyarakat lainnya. 

"Pada saat pelaksanaan nanti, di tujuh kecamatan tersebut tentunya akan dilakukan penjagaan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya. Petugas berjaga disetiap perbatasan akses masuk. Kemudian petugas juga akan terus berpatroli untuk mengecek dan memastikan masyarakat mematuhi aturan PSBB ini. Di setiap perbatasan juga akan ada cek point pemeriksaan,"katanya.

Yudi melanjutkan, hingga hari ini Minggu (19/4/2020) jumlah warga yang positif terpapar virus corona sebanyak 24 orang, dengan rincian 19 orang positif aktif, 3 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1306 dengan rincian dalam pantauan 222 orang, selesai pemantauan 10.84 orang (83%). Sedangkan pasien dalam pemantauan (PDP sebanyak 151 orang, selesai pemantauan 104, positif 24 orang dan masih dalam pengawasan 23 orang.

"Hari ini ada tambahan yang positif aktif 2 orang. Di Desa Margaasih dan Desa Margahayu Tengah. Semoga saja jumlahnya tidak terus bertambah. Mohon doanya saja dari semua pihak agar bencana non alam wabah virus corona ini segera berakhir," ujarnya. (rd dani r nugraha).


Editor : Bsafaat