Pemkab Bogor Anggarkan Rp5,4 Miliar untuk Bangun Tanggul di Sungai Cikeas

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah bersama Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), melakukan survey lokasi pembangunan tanggul di Sungai Cikeas dan Cileungsi.

Pemkab Bogor Anggarkan Rp5,4 Miliar untuk Bangun Tanggul di Sungai Cikeas
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah bersama Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), melakukan survey lokasi pembangunan tanggul di Sungai Cikeas dan Cileungsi. (Reza Zurifwan)

INILAH, Gunung Putri - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah bersama 
Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), melakukan survey lokasi pembangunan tanggul di Sungai Cikeas dan Cileungsi.

Rencana pembangunan tanggul di Sungai Cikeas maupun Sungai Cileungsi dengan panjang 1,6 Km ini diharapkan bisa menanggilangi bencana alam banjir di Perumahan Villa Nusa Indah 3 di Desa Bojongkulur, Gunung Putri.

"Karena kemungkinan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung - Cisadane tidak memasukkan pembangunan tanggul di Perumahan Villa Nusa Indah 3 bagian dari program normalisasi Sungai Cikeas - Cileungsi, maka KP2C pun berharap pembangunan tanggul ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II," kata Puarman selaku Ketua KP2C kepada wartawan, Rabu (12/2).

Ia menambahkan butuh dana sebesar Rp5,4 miliar untuk membangun tanggul di Perumahan Villa Nusa Indah 3, rencananya DPUPR Kabupaten Bogor akan menyiapkan dana tersebut di APBD - Perubahan Tahun 2020.

"Rencananya biaya pembangunan tanggul sepanjang 1,6 Km di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikeas sebesar Rp 5,4 miliar ini dibiayai dari APBD - Perubahan tahun ini, kami berharap proyek ini segera disiapkan Detail Engineering Designnya (DED) hingga bisa segera dilelalang dam dikerjakan di semester kedua nanti," tambahnya 

Proyek normalisasi Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi sebagai hulunya Sungai Bekasi ini juga akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) atau BBWS Ciliwung - Cisadane, selain melakukan pengurugan sungai dan membangun tanggul, pemerintah pusat juga akan membangun Waduk Narogong di wilayah Bumi Tegar Beriman.

Untuk mewujudkan rencana normalisasi Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi di tahun 2020,  BBWS Ciliwung - Cisadane  setidaknya akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 triliun

"Anggaran sebesar Rp 4 triliun itu hanya untuk melakukan pembebasan lahan normalisasi dan normalisasi Sungai Cikeas dan Sungai Cileungs itu sendiri dan belum termasuk untuk pembebasan lahan dan pembangunan Waduk Narogong. Normalisasi sungai ini  kita lakukan karena dua sungai ini sudah tidak mampu lagi menanggulangi derasnya air dan rencananya langkah ini akan dimulai dilakukan di tahun 2020 ini," ucap Kabid Perencanaan dan Program Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung - Cisadane Handri Alun. (Reza Zurifwan)


Editor : Bsafaat