Pemkab Cirebon Anggarkan Rp400 Juta untuk Perbaikan Taman Pataraksa
Pemkab Cirebon mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk memperbaiki Taman Pataraksa di Sumber, mulai dari lantai taman hingga penataan bekas gapura.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kabupaten Cirebon menyiapkan anggaran sekitar Rp400 juta untuk memperbaiki dan menata Taman Pataraksa di kawasan Sumber. Pembenahan dilakukan untuk mempercantik tampilan taman sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan ruang publik tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan perbaikan dilakukan karena sejumlah bagian taman sudah cukup lama membutuhkan pembenahan.
Menurutnya, Taman Pataraksa menjadi salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari. Karena itu, kondisi fasilitas dan tampilan kawasan perlu mendapat perhatian.
“Perbaikan ini supaya kondisi Taman Pataraksa lebih enak dilihat. Masyarakat yang datang menikmati suasana sore maupun malam hari juga tidak terganggu dengan kondisi taman yang memang sudah cukup lama tidak diperbaiki,” kata Dede.
Ia menjelaskan, anggaran sekitar Rp400 juta tersebut digunakan untuk memperbaiki sejumlah bagian taman, di antaranya lantai bagian atas.
Selain itu, penataan juga dilakukan pada bekas gapura yang sebelumnya ambruk. Pengecatan dan sejumlah pekerjaan lainnya turut dikerjakan untuk memperbaiki tampilan kawasan Taman Pataraksa.
“Yang diperbaiki di antaranya lantai atas, kemudian bekas gapura yang ambruk dirapikan. Ada juga pengecatan dan perbaikan lainnya,” ujarnya.
Dede berharap, pekerjaan tersebut dapat membuat Taman Pataraksa lebih tertata dan nyaman. Dengan begitu, keberadaannya sebagai salah satu ruang publik di pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih optimal.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Taman Pataraksa mulai ramai dikunjungi menjelang sore. Jumlah pengunjung biasanya meningkat pada malam hari, terutama saat akhir pekan atau malam Minggu.
Keramaian tersebut turut didukung keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjajakan beragam produk, mulai dari makanan dan minuman hingga kebutuhan lainnya. Aktivitas tersebut menjadikan kawasan taman sebagai salah satu tempat berkumpul warga di Sumber.
Salah seorang warga Sumber, Banu, mengaku hampir setiap malam datang ke Taman Pataraksa bersama teman-temannya. Selain menjadi tempat berkumpul, keberadaan pedagang makanan dan minuman juga menjadi alasan dirinya memilih menghabiskan waktu di kawasan tersebut.
“Hampir setiap malam saya sama teman-teman nongkrong di sini. Bisa sambil makan atau ngopi. Kalau malam memang ramai,” kata Banu.
Banu berharap perbaikan Taman Pataraksa tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pengunjung. Dengan tingginya aktivitas masyarakat, taman tersebut diharapkan tetap menjadi ruang publik yang tertata dan nyaman bagi warga.
Editor : Ahmad Sayuti
