Pemkot Bogor Sediakan Posko Kesehatan Gratis untuk Pemudik dan Sopir Angkutan Mudik

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membuka posko kesehatan gratis di Terminal Baranangsiang dalam rangka persiapan mudik Idul Fitri 1446 Hijriah/tahun 2025.

Pemkot Bogor Sediakan Posko Kesehatan Gratis untuk Pemudik dan Sopir Angkutan Mudik
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membuka posko kesehatan gratis di Terminal Baranangsiang dalam rangka persiapan mudik Idul Fitri 1446 Hijriah/tahun 2025.

INILAHKORAN, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membuka posko kesehatan gratis di Terminal Baranangsiang dalam rangka persiapan mudik Idul Fitri 1446 Hijriah/tahun 2025.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menuturkan, setelah dibuka posko ini penumpang maupun sopir antusias memanfaatkan fasilitas untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

"Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Terminal Baranangsiang, saat ini terjadi peningkatan jumlah pemudik sebesar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Dedie kepada wartawan pada Jumat 28 Maret 2025.

Dedie melanjutkan keberadaan posko kesehatan ini sangat penting untuk mengecek kesehatan para pengemudi yang membawa pemudik ke daerah asalnya masing-masing.  

"Artinya tentu dalam kondisi seperti ini Pemkot bersama unsur terkait harus bisa memastikan warga diantar sampai ke daerah masing-masing dengan selamat," tuturnya.  

Dedie menjelaskan, untuk itu setiap pengemudi harus dipastikan tidak memiliki masalah kesehatan, agar mereka dapat membawa kendaraan dalam keadaan prima.  

"Mari kita laksanakan program ini untuk memastikan semua unsur yang terlibat dalam mudik Lebaran ini berlangsung aman dan sehat," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, bahwa pada masa libur dan cuti bersama Idul Fitri, Dinkes melaksanakan serangkaian pelayanan kesehatan yang beroperasi mulai tanggal 23 Maret sampai dengan 8 April 2025. 

"Di pos, petugas melayani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi petugas serta masyarakat di pos pelayanan. Satu Pos Terpadu di Terminal Baranangsiang dilayani oleh petugas dari UPTD PSC Gesit 119, sementara 6 Pos Pam/Korwil Kecamatan dilayani oleh petugas dari puskesmas, yang berlokasi di Pos Pam Kecamatan," paparnya.  

Retno mengaku, pihaknya menyiapkan tenaga kesehatan dan non kesehatan yang bertugas sebanyak 510 orang.  

"Seluruh pelayanan kesehatan diberikan secara gratis. Selain itu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) membuka posko kesehatan yang diberi nama Posko Organisasi Profesi Pro Perempuan (OPOR) Bu Bidan di sejumlah titik mudik guna mendekatkan akses layanan kebidanan kepada pemudik perempuan dan anak-anak," pungkasnya.  


Editor : Bsafaat