Pemkot Bogor Tata Kawasan Jalan Pedati dan Lawang Saketeng agar Investasi APBD Tidak Sia-sia 

Pemkot Bogor menertibkan kawasan Jalan Pedati dan Lawang Saketeng, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa 3 September 2024. Penertiban ini dilakukan untuk penataan kota agar lebih tertib dan teratur. 

Pemkot Bogor Tata Kawasan Jalan Pedati dan Lawang Saketeng agar Investasi APBD Tidak Sia-sia 
PKL yang biasa berjualan di sepanjang badan jalan dan trotoar Jalan Pedati dan Lawang Saketeng itu diminta Pemkot Bogor untuk segera mengosongkan area dan mengangkut barang dagangannya. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Pemkot Bogor menertibkan kawasan Jalan Pedati dan Lawang Saketeng, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa 3 September 2024. Tindakan penertiban ini dilakukan untuk penataan kota agar lebih tertib dan teratur. 

Untuk itu, PKL yang biasa berjualan di sepanjang badan jalan dan trotoar Jalan Pedati dan Lawang Saketeng itu diminta Pemkot Bogor untuk segera mengosongkan area dan mengangkut barang dagangannya.

Dalam penertiban PKL di Jalan Pedati dan Lawang Saketeng itu Pemkot Bogor menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan. juga aparatur wilayah kecamatan dan kelurahan.

Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari menuturkan, penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan di berbagai titik kota dalam rangka penerapan Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3).

"Kegiatan hari ini sebetulnya kegiatan yang sudah seharusnya kami lakukan berkali-kali secara rutin pada beberapa titik kota, dalam rangka penerapan K3, menjaga K3 dan menata kota," ungkap Hery.

Hery menerangkan, menata kota tidak selalu berarti membangun infrastruktur baru, tetapi juga menjaga dan memelihara yang sudah ada. 

"Ya, bahwa Jalan Pedati telah menerima alokasi anggaran dari APBD sebesar lebih dari Rp32 miliar pada tahun 2021 untuk perbaikan trotoar dan paving block. Oleh karena itu, penting untuk memastikan jalan ini berfungsi sesuai dengan peruntukannya," terangnya.

"Kami harus memelihara agar investasi APBD untuk infrastruktur tidak sia-sia. Dalam rangka itu, kami bersihkan trotoarnya, kami bersihkan jalannya dan kami imbau warga yang melanggar untuk tidak menggunakan badan jalan dan trotoar untuk berdagang," tegas Hery didampingi Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah dan Kepala DLH Kota Bogor Denni Wismanto.

Hery menjelaskan, penertiban ini akan terus dilakukan setiap hari selama beberapa bulan ke depan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan warga sekitar untuk mengajak mereka menjaga ketertiban dan kebersihan.

"Kami akan terus mengimbau dan menertibkan. Jika besok atau lusa masih ada yang melanggar, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan Perda K3," jelas Hery 

Hery membeberkan, solusi penataan kota tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan banyak pihak dan instansi terkait. Untuk itu, dirinya berharap kedepan Pemkot dapat terus berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban kota.

"Konsep perencanaan kota ini perlu diserahkan kepada wali kota berikutnya, termasuk opsi pengelolaan kawasan ini oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) sebagai salah satu solusi yang mungkin bisa dilakukan," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani