INILAHKORAN, Bandung - Pemprov
Jabar berharap penyelenggara Pemilu beberapa waktu lalu mampu menyukseskan gelaran
Pilkada Serentak 2024.
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, Pilkada Serentak 2024 sangat penting karena akan menentukan masa depan daerah masing-masing yang diharapkan mampu membawa aspirasi masyarakat.
Khususnya di Jabar dengan jumlah daftar pemilih sementara (DPS) mencapai 35,9 juta orang dan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 73 ribu, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara Pilkada Serentak 2024.
"Dengan jumlah pemilih yang besar tersebut, menciptakan tantangan. Hukum serta aturan harus dipahami dan diterapkan secara efektif untuk meminimalisir potensi sengketa," kata Bey Machmudin dalam sambutannya pada Rakor Pilkada Serentak 2024 Jabar, Rabu 11 September 2024.
Selain itu, pemerintah daerah kata dia juga memiliki peran krusial dalam memastikan tahapan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, rakor ini diharapkannya dapat membangun pemahaman yang mendalam dan inklusif tentang bagaimana mengantisipasi dan menangani potensi permasalahan hukum yang mungkin timbul selama proses Pilkada.
"Sinergi dan koordinasi antara semua pihak harus kita perkuat demi tercapainya Pilkada yang aman, jujur, adil dan demokratis," ucapnya.
Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya netralitas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam proses Pilkada. Dimana pada Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 kata dia, telah dijelaskan bahwa setiap ASN wajib menjaga netralitas karena ASN memahami program pemerintah dan memiliki pengaruh atau kedudukan di lingkungan masyarakat.
"Setiap ASN harus menjadi penyeimbang yang memastikan proses Pilkada berjalan sesuai aturan, tanpa memihak dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya," ujarnya.
Serta diharapkan penyelenggara Pemilu mematuhi prinsip-prinsip hukum yang berlaku, sehingga dapat mencegah terjadinya konflik yang tidak diinginkan. Dalam hal ini, peran KPU, Bawaslu, serta seluruh unsur aparat penegak hukum.
"Saya berharap, melalui rapat koordinasi ini kita dapat menyusun langkah-langkah konkret yang komprehensif dalam menangani setiap permasalahan hukum yang mungkin muncul. Mari kita bekerja sama untuk memastikan bahwa Pilkada Serentak 2024 di Jabar ini berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan harapan masyarakat," pungkasnya.