Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2024 Hanya 63 Persen, KPU Kota Bogor Sebut Kejenuhan Masyarakat Penyebabnya

KPU Kota Bogor membeberkan tingkat partisipasi pemilih hanya mencapai 63 persen dari 815.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Serentak 2024. 

Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2024 Hanya 63 Persen, KPU Kota Bogor Sebut Kejenuhan Masyarakat Penyebabnya
Ketua KPU Kota Bogor M Habibi Zaenal Arifin mengatakan, capaian partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2024 itu berada di bawah target KPU Jabar yang mematok sebanyak 85 persen. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - KPU Kota Bogor membeberkan tingkat partisipasi pemilih hanya mencapai 63 persen dari 815.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Serentak 2024. 

Ketua KPU Kota Bogor M Habibi Zaenal Arifin mengatakan, capaian partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2024 itu berada di bawah target KPU Jabar yang mematok sebanyak 85 persen.

Habibi menilai, penyebab rendahnya partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024 yakni adanya kejenuhan masyarakat yang baru saja melewati Pilpres dan Pileg yang berlangsung pada Februari 2024.

"Mungkin ada kejenuhan dari masyarakat karena masih dekat dengan Pemilu 2024 kemarin. Oleh karena itu capaian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi KPU Kota Bogor untuk meningkatkan partisipasi pemilih di masa mendatang," jelasnya.

Habibi menyebutkan, ada sekitar 290 ribu orang warga yang tidak menggunakan hak pilihnya. Namun angka tersebut tidak sepenuhnya merepresentasikan masyarakat yang tidak datang ke TPS sebab sebagian disebabkan kendala administrasi.

"Seperti formulir C6 yang tidak terdistribusikan, misalnya karena pemilih sudah meninggal atau pindah domisili, juga menjadi salah satu penyebab," terangnya.

Habibi memaparkan, dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang menyalurkan hak pilihnya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 2024, KPU telah melakukan berbagai upaya.

"Salah satunya, KPU Kota Bogor bekerja sama dengan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor untuk mengimbau warga menggunakan hak pilih mereka. Bahkan imbauan juga dilakukan melalui siaran di masjid-masjid pada hari pencoblosan. Upaya maksimal sudah dilakukan KPU Kota Bogor," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani