Pemprov-KNPI Jabar Buka Peluang Magang Pemuda di Australia

Pemprov dan KNPI Jabar bersepakat untuk fokus pada dua program di 2020, yaitu pembangunan desa dan penciptaan peluang magang di luar negeri.

Pemprov-KNPI Jabar Buka Peluang Magang Pemuda di Australia
Ilustrasi (istimewa)

INILAH, Bandung - Pemprov dan KNPI Jabar bersepakat untuk fokus pada dua program di 2020, yaitu pembangunan desa dan penciptaan peluang magang di luar negeri. Untuk merealisasikannya, kedua lembaga ini mengunjungi dua kota di Australia, yakni Perth dan Melbourne.

Kunjungan tersebut ingin mencontoh program 1.600 peluang magang di Abu Dhabi dan Dubai bersama Lulu Group Company. Pertemuan di Perth dilakukan bersama Konsulat Jenderal Kedubes Indonesia di Perth dan lembaga pendidikan Invents Australia.

Ketua KNPI Jabar Rio F Wilantara mengatakan, ada program working holiday atau berlibur sambil bekerja selama 1-2 tahun. Perbedaannya, peserta program akan mendapatkan gaji. Mereka bekerja di sektor swasta yang membutuhkan, seperti perusahaan IT, perkebunan, rumah sakit, marketing, dan pendidikan.

“Dulu slot untuk working holiday hanya 1.000 orang per tahun. Sebulan lalu oleh Pak Presiden Jokowi diminta penambahan menjadi 3.100 orang per tahun dan disetujui pemerintah Australia,” kata Rio dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).

Menurut Rio, KNPI Jabar bersama Pemprov Jabar akan berkerja sama dengan lembaga Invents Australia untuk menyeleksi para pemuda yang berminat untuk program working holiday tersebut. Diharapkan para pemuda mendapat pengalaman dalam mempelajari budaya, bahasa dan kebiasaan di Australia, kemudian kembali ke Indonesia dengan semangat berbeda, menjadi SDM kompetitif.

Rio menyatakan, dalam kunjungan ke Australia yang dipimpin Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Kadisdik Jabar Dewi Sartika, rombongan melakukan pertemuan dengan Melbourne Symphony Orchestra (MSO) yang bergerak di dunia seni khususnya musik untuk mengajak anak-anak muda potensial Jawa Barat dalam berkolaborasi membuat agenda musik besar di Jawa Barat dan Melbourne.

“Ada kolaborasi antara pelaku seni Australia dan Jawa Barat, antara musik tradisional dan modern. Pak Gubernur Ridwan Kamil berencana memopulerkan angklung,” kata Rio.

Rio menegaskan, apapun peluang yang bisa menambah pengalaman anak muda Jawa Barat harus diambil, termasuk dengan MSO agar para pelaku seni muda mempunyai kebanggaan. Sepulang dari Australia, Rio berencana melanjutkan perjalanan ke Turki untuk bertemu beberapa pihak terkait hal yang sama, yaitu mencari peluang magang untuk para pemuda Jawa Barat. (agus sn)


Editor : suroprapanca