Pencurian Burung Langka dan Dilindungi Tak Pengaruhi Operasional Lembang Park and Zoo
Objek wisata Lembang Park and Zoo di Lembang KBB tetap buka dan walaupuan ada kasus pencurian burung langka senilai ratusan juta
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kejadian hilangnya sejumlah koleksi burung di objek wisata Lembang Park and Zoo awal pekan ini nyatanya tidak mengganggu operasional objek wisata secara keseluruhan.
Pasalnya, objek wisata Lembang Park and Zoo yang berada di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tetap membuka kunjungan bagi wisatawan.
Manager Operasional Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto mengatakan, pihaknya tetap membuka objek wisata Lembang Park and Zoo. Menurutnya, hilangnya lima burung yang menjadi koleksi di objek wisata yang dikelolanya tidak berdampak secara umum.
Baca Juga: Burung Senilai Ratusan Juta Dicuri di Lembang Park and Zoo, Polisi Periksa 20 Saksi
"Jadi operasional objek wisata seperti biasa, masih bisa dikunjungi," katanya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, guna kepentingan penyelidikan pihaknya mendukung aparat kepolisian yang sedang menangani kasus ini.
"Olah TKP juga sudah dilakukan di aviary (kandang burung) yang hilang. Sekarang prosesnya sudah memintai keterangan dari saksi-saksi," jelasnya.
Terlepas dari persoalan tersebut, ia mengaku, pihaknya mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum.
Baca Juga: Libur Waisak, Kok Lembang Malah Sepi? Begini Kata Polres Cimahi
"Tapi dengan kejadian itu membuat pihaknya semakin memperketat pengawasan dan pengamanan, agar tidak ada lagi koleksi satwa yang hilang," ujarnya.
"Ya paling sekarang pengamanan diperketat, yang jaga juga, termasuk menambah CCTV di beberapa lokasi," sambungnya.
Ia menyebut, pada momen libur kali ini, pihaknya tetap berharap angka kunjungan wisatawan bisa seperti saat libur long weekend lalu.
Baca Juga: Puncak dan Lembang Padat, Ini Upaya Polisi Urai Kemacetan
dak ada perubahan kenaikan, tetap Rp70.000/orang," sebutnya.
Ia pun memastikan, wisatawan tetap merasa nyaman saat berkunjung, karena banyak koleksi satwa yang bisa dilihat.
"Koleksi satwa kita kan banyak, jadi gak terpengaruh dengan adanya kehilangan itu. Jadi, semoga saja wisatawan tetap seperti libur lebaran atau long weekend kemarin," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

