Pendatang Baru, Tb Ardi Januar Ungkap Alasan Maju di Pilkada 2024 di Bandung Barat

Tb Ardi Januar menjadi salah satu figur baru bakal calon (bacalon) Bupati Bandung Barat pada 27 November 2024 mendatang.

Pendatang Baru, Tb Ardi Januar Ungkap Alasan Maju di Pilkada 2024 di Bandung Barat


INILAHKORAN, Ngamprah - Tb Ardi Januar menjadi salah satu figur baru bakal calon (bacalon) Bupati Bandung Barat pada 27 November 2024 mendatang.

Pria yang akrab disapa Kang Tebe itu maju dengan bahtera politik yang dinahkodai Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, yakni Partai Gerindra.

Meski begitu, kehadiran Tb Ardi Januar masih menuai beragam pertanyaan lantaran sosoknya yang masih jarang terekspos publik.

Belakangan, Tb Ardi Januar diketahui sempat menjadi Tenaga Ahli Fraksi Gerindra DPR RI periode 2014-2019 dan Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI periode 2020-2023.

Tak hanya itu, tumbuh dan besar di Bandung, Kang Tebe menimba ilmu dan bekerja di Jakarta. Kang Tebe diketahui sempat menjadi jurnalis media nasional di wilayah Bandung Raya.  

Dalam kesempatan khusus, Kang Tebe membeberkan alasannya dirinya maju pada Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Bandung Barat. Menurutnya, ada berbagai hal yang harus dibenahi di Kabupaten Bandung Barat.

"Bandung Barat ini bertetangga dekat dan nempel dengan ibukota provinsi dan hanya diakses 30 menit dari ibu kota negara (Jakarta). Tapi kondisinya amat memprihatinkan baik dari segi infrastruktur, segi pendidikan, kesehatan, angka stunting, pengangguran dan lain sebagainya," kata Kang Tebe, Minggu 21 Juli 2024.

Sehingga, ungkap Kang Tebe, dibutuhkan lompatan lebih tinggi untuk membenahi KBB ini, dan dirinya mendapatkan tugas dari partai untuk melanjutkan perjuangan dan mewujudkan cita-cita politik Prabowo Subianto di KBB.

"Kenapa saya ikut kontestasi Pilkada tujuannya untuk mengawal semua program-program yang pak Prabowo sampaikan dan impikan selama ini," ungkapnya Alumni Fakultas Psikologi UIN Jakarta ini.

"Misalkan, pak Prabowo punya program makan siang bergizi gratis untuk anak-anak. Nah saya ingin program ini juga terimplementaskan di KBB," sambungnya.

Kang Tebe menjelaskan, program tersebut bakal dimulai pada tahun 2025 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 71 triliun. Namun, karena harus dilakukan secara bertahap, dirinya pun bakal menyuarakan dan memperjuangkan bagaimana caranya Bandung Barat itu menjadi daerah prioritas untuk mewujudkan misi itu.

"Karena angka stunting di KBB cukup tinggi, kemudian angka putus sekolah juga cukup tinggi, kemudian angka pengangguran juga cukup tinggi otomatis kalau orangtuanya tidak memiliki penghasilan gizi untuk memberikan makan anaknya juga sedikit terbatas," jelasnya yang juga Wasekjen DPP Gerindra.

"Makanya kita ingin fokus agar program itu sampai di KBB, disamping program-program yang lain," ucapnya.

Tak hanya itu, Kang Tebe mengaku dirinya sudah cukup banyak mengenal Bandung Barat dengan berkeliling ke 16 kecamatan yang ada. Dirinya pun juga sudah berkomunikasi banyak baik dengan masyarakat, stakeholder, ulama, pelaku UMKM, seniman dan lain sebagainya.

"Saya sudah berkomunikasi dengan banyak pihak dan banyak juga informasi yang saya dapatkan," ujarnya.

Menurutnya, banyak pemahaman dan pengetahuan baru yang dirinya dapatkan. Sebab, pada dasarnya dirinya lebih suka membangun komunikasi dua sisi.

"Tidak elok rasanya kalau saya banyak bicara kalau saya tidak mendengar. Jadi saya juga selain bicara kepada teman-teman media, saya juga mendengar masukkan-masukkan warga, para tokoh, para sepuh dan ulama," tuturnya.

"Intinya mereka berpesan agar KBB ini ke depan harus bisa lebih baik, agar kejadian-kejadian yang pernah menimpa KBB masa lalu tidak terulang, agar pembangunan dalam hal infrastruktur bisa diperhatikan, agar hajat hidup persoalan ekonomi dan pendidikan juga bisa ditingkatkan," sebutnya.

Selain itu, dirinya pun rutin melakukan belanja masalah dengan rutin berdiskusi setiap hari, membuka analisa media hingga mengkaji persoalan KBB.

"Setiap hari ada tim yang mengupdate informasi terbaru tentu ini menjadi suatu pembelajaran untuk melangkah ke depan dan mencari solusi di setiap masalah," sebutnya.***


Editor : Ahmad Sayuti