Airlangga Dianggap Mengambil Langkah Tepat Usai Merekomendasikan Jaro Ade Sebagai Cabup Bogor
Langkah Airlangga Hartarto diangga[ tepat oleh Yusfitriadi dengan memilih Jaro Ade sebagai Cabup dan Pemilihan Bupati Bogor dari Partai Golkar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Walaupun Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor masih satu tahun lagi,Pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi menganggap tepat langkah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang merekomendasikan Ade Ruhandi atau Jaro Ade menjadi calon bupati (Cabup) Bogor pada Pilbup Bogpr Tahun 2024 mendatang.
Selain tepat, Yusfitriadi melihat langkah Airlangga Hartarto sangatlah strategis, apalagi langkah pemberiam rekomendasi kepada calon-calon kepala daerah ia lakukan serentak menjelang masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), termasuk Jaro Ade untuk Kabupaten Bogor..
Pada akhirnya DPP Golkar resmi merekomendasikan Jaro Ade (Ade Ruhendi) untuk menjadi calon bupati Bogor pada Pilkadan2024 mendatang. Walaupun Pilkada 2024 kurang lebih satu tahun lagi, namun Golkar sudah memastikan calon yang akan diusungnya.
Dengan merekomendasikan Jaro Ade, walaupun masih bersifat internal Partai Golkar, namun rekomendasi ini sangat penting dan strategis. Karena pada saatnya nanti rekomendasi yang akan disampaikan kepada KPU harus sudah berpasangan.
"Rekomendasi Cabup Bogor ini Saya melihatnya sebagai langkah yang tepat dan sangat strategis. Pertama, adanya kepastian. Walaupun Jaro Ade sudah mengantongi rekomendasi hasil Musda Golkar terdahulu, namun waktu itu belum secara resmi mengantongi rekomendasi dari DPP Golkar. Saat ini rekomendasi DPP Golkar sudah dikantongi Jaro Ade, maka Jaro Ade tokoh politik pertama yang sudah mengantongi rekomendasi untuk maju di Pilbup Bogoe, sekaligus adanya sebuah kepastian bagi Jaro Ade untuk segera menata arah politik dengan berbagai aktifitas politik yang akan terjadi pada tahun 2024, misalnya Pilpres dan Pileg," ucap Yusfitriadi kepada wartawan, Rabu, 22 November 2023.
Yusfitriadi menuturkan dengan adanya rekomendasi Cabup Bogor, Jaro Ade tentunya dituntir optimal dalam memberikan kontribusi bagi kemenangan Partai Golkar dan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran.
"Kemenangan Partai Golkar dan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran, maka akan semakin mempermulus jalan Jaro Ade menuju Bogor atau Tegar Beriman 1," tuturnya.
Ia menerangkan secara elektoral, Jaro Ade memiliki modal basis elektoral yang kuat karena selama ini Jaro Ade terus membangun komunikasi dengan basis atau masyarakat akar rumput.
"Walaupun secara struktural di DPD Partai Golkar sudah tidak lagi menjadi ketua. Namun ektabilitasnya Jaro Ade lebih kuat dibandingkan ketua DPD Tingkat II Golkar Kabupaten Bogor yang menjabat saat ini," terang Kang Yus sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan dari 3 kali hasil survei Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) yang dilaksanakan pada tahun 2023, trendnya Jaro Ade terus meningkat, dan terakhir pada Bulan Oktober 2023 sampai di angkat 28,50 persen.
"Elaktabilitas Jaro Ade sangat jauh dengan urutan kedua Rudy Susmanto yang hanya mendapat 11,63 persen. Kenaikan elektabilitas Jaro Ade ini cukup signifikan, dibandingkan dengan hasil survei pada Bulan Agustus 2023 yanf mendapat 22 persen, walaupun tetap paling tinggi elektabilitasnya. Tentu saja masih banyak faktor yang akan menaikan dan menurunkan elektabilitas Jaro Ade tersebut," jelas Kang Yus.
Ia melanjutkan agar trend elektabilitasnya terus menigkat, maka beberapa hal yang harus dilakukan Jaro Ade. Pertama, melakukan branding personal.
"Tentu saja bukan sedang membenarkan "politik pencitraan", namun branding melalui gagasan dan terobosan baru, menarik untuk terus dilakukan. Hal ini penting, agar masyarakat kabupaten Bogor terus diberikan harapan baru yang solutif atas berbagai berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Bogor. Kedua, membangun komunikasi politik yang efektif. Baik dengan seluruh level struktural Partai Golkar, maupun dengan partai politik lain untuk menjajaki kemungkinan pasangan yang akan menjadi Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor terutama dengan partai politik koalisi pengusung pasangan Capres dan Cawapres di level Kabupaten Bogor," lanjutnya.
Kang Yus memaparkan Jaro Ade juga butuh komunikasi politik kepada kelompok-kelompok strategis yang tersebar di 40 kecamatan dan 435 desa maupun kelurahan.
"Langkah itu tentunya demi meraih dukungan yang maksimal dari banyak elemen masyarakat," paparnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti


