Pengamat: Penanganan Karhutla Gunung Ciremai Jadi Poin Plus Dedi Mulyadi
Keterlibatan langsung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Ciremai dinilai menjadi nilai tambah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Keterlibatan langsung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, dinilai menjadi nilai tambah.
Pakar komunikasi politik Universitas Islam Bandung (Unisba) Muhammad E Fuady menilai, langkah Dedi Mulyadi mengoordinasikan penanganan karhutla dengan pemerintah pusat dan jajaran TNI memperlihatkan efektivitas komunikasi pemerintahan yang dapat memperkuat persepsi publik.
Menurut Fuady, keberhasilan koordinasi tersebut menjadi poin positif bagi Dedi sekaligus partai yang menaunginya. Terlebih, penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai membutuhkan dukungan lintas instansi karena medan yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"Apalagi tampaknya kemarin dalam penanganan karhutla di Gunung Ciremai itu kan dia menunjukkan komunikasi yang efektif, ya. Berkoordinasi dengan pihak pusat iya, dengan Mensesneg, kemudian dengan Seskab, lalu dengan Panglima TNI dan KASAU, sehingga penanganan kebakaran juga bisa lebih cepat," kata Fuady saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Minggu (25/10/2026).
Dia menjelaskan, keterlibatan Dedi dalam penanganan bencana menjadi perhatian publik, karena memperlihatkan koordinasi kepala daerah dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan di lapangan.
Fuady menilai, terlepas dari berbagai kontroversi yang menyertai Dedi, penanganan karhutla tersebut dapat menjadi rekam jejak positif dalam komunikasi pemerintahan.
"Nah, itu tuh menjadi, apa ya? Akhirnya kan publik juga melihat role model, ya, untuk pemimpin yang ya terlepas dari berbagai kontroversi atau isu KDM, ya, dia berhasil menunjukkan hal tersebut, untuk penanganan dia berhasil," ujarnya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi turun langsung memimpin penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai. Melalui serangkaian upaya, salah satunya pemadaman dengan helikopter (water bombing), api berhasil dipadamkan.
Guna mengantisipasi kebakaran kembali terjadi, Pemprov Jabar menyiapkan modifikasi cuaca guna memicu hujan di kawasan Gunung Ciremai. Langkah ini dilakukan setelah pemantauan menunjukkan seluruh titik api yang sebelumnya terdeteksi berhasil dipadamkan.
“Sudah selesai. Hari ini 0 titik api,” kata Dedi, saat ditemui di Kota Bandung, Sabtu (24/10/2026).
Editor : Doni Ramdhani
