Pengamat: Startup Promo Besar-besaran Saja Tidak Cukup

Dewasa ini strategi 'bakar uang' dengan memberikan promo besar-besaran menjadi andalan startup melalui provider dompet digital untuk menarik pasar. Namun hal tersebut dinilai tidak akan berhasil bilamana tidak dibarengi oleh layanan yang baik. 

Pengamat: Startup Promo Besar-besaran Saja Tidak Cukup
ilustrasi

INILAH,Bandung-Dewasa ini strategi 'bakar uang' dengan memberikan promo besar-besaran menjadi andalan startup melalui provider dompet digital untuk menarik pasar. Namun hal tersebut dinilai tidak akan berhasil bilamana tidak dibarengi oleh layanan yang baik. 

Pengamat Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Maman Setiawan mengatakan, konsumen loyal akan bertahan dengan provider yang memberikan produk dan layanan inovatif. Artinya, bukan sekadar memberikan diskon secara besar-besaran.

Menurut dia, akan lebih baik bilamana potongan harga dan promo yang diberikan untuk menarik calon konsumen dilakukan dengan jangka waktu tertentu. Sehingga provider mampu menjangkau target penetrasi pasar yang diinginkan.

"Saya memahami bahwa istilah strategi perusahaan 'bakar uang' ini kan mirip diskon bagi pengguna jasa atau produk, dan memang harusnya ada periode strateginya. Periodenya tentunya sampai adanya target penetrasi pasar tersebut," ujar Maman saat dihubungi, Jumat (20/12/2019).

Menurut Maman, seharusnya perusahaan membangun agar tercipta loyalitas konsumen. Dengan begitu dalam jangka panjang konsumen tetap loyal atau bertahan terhadap produk perusahaan walaupun sudah tidak ada promosi yang gencar.

"Agar tetap bertahan, setiap aplikator harus membangun loyalitas konsumen dengan layanan dan produk yang inovatif dan bersaing," tandas Maman. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : JakaPermana