Pengembang Perumahan Wajib Sediakan Pengelolaan Sampah

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ternyata cukup alergi dengan sampah. Dalam setiap kunjungannya ke berbagai daerah, dirinya kerap menyinggung soal sampah.

Pengembang Perumahan Wajib Sediakan Pengelolaan Sampah

INILAH, Purwakarta – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ternyata cukup alergi dengan sampah. Dalam setiap kunjungannya ke berbagai daerah, dirinya kerap menyinggung soal sampah.

 

 

Selama ini dirinya kerap melihat tumpukan sampah yang berserakan di lingkungan masyarakat. Terutama, di lingkungan perumahan. Atas dasar itu, pihaknya meminta para pengembang perumahan bisa turut andil menjaga estetika lingkungan, salah satu merumuskan pengelolaan sampah.

 

Misalnya, menyediakan tempat sampah sementara untuk kebutuhan warga di perumahan. Atau menyediakan armada sendiri untuk mengangkut dan membuang sampah ke TPA Cikolotok.

 

Permintaannya ini bukan tanpa alasan. Selama ini layanan SMS center pemerintah kerap dibanjiri keluhan soal sampah perumahan. Para pengembang perumahan pun wajib memiliki pengelolaan sampah sendiri.

 

"Sepanjang 2018 kemarin, aduan soal sampah ini menjadi yang tertinggi. Untuk itu, kami meminta supaya para pengembang menyediakan pengelolaan sampah sendiri," ujar Anne.

 

Menurut dia, upaya ini dilakukan supaya produksi sampah warga perumahan bisa terminimalisasi. Persoalan sampah yang kerap menjadi keluhan warga bisa teratasi. Dia menegaskan, para pengembang harus menerapkan lima dasar soal lingkungan, misalnya terkait pengelolaan sampah.

 

"Kita tak akan memberikan izin kepada para pengembang perumahan, apabila mereka tidak menyiapkan pengelolaan sampah bagi penghuni perumahan. Terkait hal ini, saya sudah intruksikan dinas terkait," tegas dia.

 

Selain itu, khusus daerah industri Anne pun meminta agar para pemilik kontrakan juga menyiapkan tempat sampah sementara. Karena, hal ini juga yang sering kali menjadi keluhan. Masih banyak warga yang membuang sampah di sembarang tempat.

 

Selain itu, dirinya akan mendorong para aparat pemerintah gencar melakukan sosialisasi kebersihan lingkungan, termasuk mengatur waktu pembuangan sampah dari masyarakat.

 

"Sistemnya harus diperbaiki. Purwakarta sudah terkenal dengan kebersihannya. Jadi kami berharap, Purwakarta tidak dicoreng dengan persoalan tersebut," tambah dia.

 

Anne menambahkan, selain mengintruksikan Lurah/Kades, Camat untuk gencar sosialisasi kebersihan, pihaknya juga akan melakukan penambahan armada angkutan sampah dan memasang CCTV di beberapa titik untuk pemantauan.

 

"Untuk penambahan armada, kita akan lakukan secara bertahap. Yang terpenting saat ini, kami berharap kesadaran semua pihak pentingnya menjaga kebersihan," pungkasnya.


Editor : inilahkoran