Penggemar yang Mencium Jin BTS di Acara Pelukan Gratis Tidak akan Dihukum??

Penggemar yang melakukan pelecehan seksual dengan mencium Jin BTS kemungkinan tidak akan dihukum karena bukan orang Korea.

Penggemar yang Mencium Jin BTS di Acara Pelukan Gratis Tidak akan Dihukum??
Jin BTS jadi korban pelecehan seksual karena dicium penggemarnya.

inilahkoran - Polisi baru-baru ini mengungkapkan akan melakukan penyelidikan awal terkait Penggemar yang melakukan Pelecehan seksual pada Jin BTS.

Pada hari ini, Rabu, 19 Juni 2024, kecurigaan bahwa Penggemar yang melakukan Pelecehan seksual terhadap Jin BTS di acara Pelukan gratis adalah orang Jepang yang muncul di komunitas online.

Seorang pengguna di X (sebelumnya Twitter), berkata, “ada kemungkinan besar bahwa wanita yang melakukan Pelecehan seksual terhadap Jin BTS adalah seorang blogger Jepang yang telah menghina seluruh member BTS selama berbulan-bulan."

"Dia secara khusus menargetkan V. Orang ini menulis tentang apa yang dia lakukan pada Jin di blognya,” terang pengguna X.

Di blog wanita Jepang tersebut, terdapat postingan seperti “Bibirku menyentuh lehernya. Kulitnya sangat lembut”, “Dia menatapku”, dan lainnya.

Ketika rumor bahwa Penggemar bermasalah tersebut adalah orang Jepang menyebar, beberapa orang mulai bertanya-tanya apakah dia akan dihukum karena dia orang asing.

Terkait hal ini, pengacara Kwak Joon Ho berkata kepada Tenasia, “orang asing juga bisa dihukum."

"Jika korbannya adalah orang Korea, pelakunya dapat dihukum berdasarkan Hukum Korea meskipun mereka adalah orang asing,” jelasnya.

Namun, masalah ini terjadi 6 hari yang lalu, pada tanggal 13 Juni 2024, dan kemungkinan besar Penggemar Jepang tersebut telah meninggalkan Korea.

Pengacara Kwak Joon Ho menjelaskan, “pada prinsipnya, kami harus membawa mereka ke Korea untuk diadili."

"Namun, tidak mudah memanggil mereka ke Korea karena tuduhan Pelecehan seksual. Faktanya, sulit untuk menghukum orang tersebut jika mereka sudah meninggalkan Korea,” terangnya.

Sebelumnya pada tanggal 13 Juni 2024, Jin BTS mengadakan acara Pelukan gratis untuk 1000 Penggemar di FESTA 2024.

Acara tersebut dipersiapkan untuk para Penggemar yang telah menunggunya selama masa wajib militer.

Namun, beberapa Penggemar terlihat mencoba melakukan Pelecehan seksual seperti Mencium Jin BTS secara tidak terduga.

Frustrasi dengan kelakuan buruk seperti itu, Penggemar lain mengajukan pengaduan ke polisi dan kasus ini sedang diselidiki.

Pada hari Selasa, 18 Juni 2024, Kantor Polisi Songpa mengatakan kepada Tenasia, “kasus Jin BTS saat ini dalam tahap penyelidikan pra-penuntutan.”

“Penting untuk mendengarkan pendapat korban, jadi kami menghubungi agensinya,” tambah polisi. 

Jin BTS adalah korban, bukan pelaku, sehingga pendiriannya akan berperan besar dalam penyelidikan.

Polisi menjelaskan, “Kami perlu mendengarkan pendapat Jin BTS terlebih dahulu sebelum meninjau kasus ini dan mengambil keputusan”.***


Editor : Irma Nurfajri