Penumpang Bandros Bandung Melonjak 100 Persen saat Akhir Pekan
Permintaan Bus Bandros Bandung meningkat lebih dari 100 persen saat akhir pekan. Dishub mengoperasikan armada cadangan dan memperpanjang layanan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Permintaan layanan Bus Bandros di Kota Bandung meningkat lebih dari 100 persen saat akhir pekan dibandingkan hari biasa. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mengoperasikan seluruh armada, termasuk kendaraan cadangan jika dibutuhkan.
Kepala BLUD Pengelolaan Angkutan Dishub Kota Bandung, Yudiana, mengatakan peningkatan jumlah penumpang rutin terjadi setiap Sabtu dan Minggu. Kondisi tersebut membuat pengelola Bandros harus menyesuaikan jumlah armada agar kebutuhan wisatawan tetap terlayani.
“Untuk Bandros, tingkat keramaian memang rutin meningkat pada akhir pekan. Karena itu, setiap Sabtu dan Minggu seluruh armada kami operasikan secara maksimal. Bahkan armada cadangan juga kami keluarkan apabila memang diperlukan,” kata Yudiana, Jumat (16/10/2026).
Menurut dia, perbedaan permintaan antara hari biasa dan akhir pekan cukup signifikan. Pada hari kerja, tingkat keterisian armada relatif normal. Sementara itu, pada akhir pekan, jumlah masyarakat yang ingin menikmati perjalanan wisata menggunakan Bandros meningkat tajam.
“Tingkat permintaan pada akhir pekan bisa meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan hari biasa. Pada hari biasa, tingkat keterisian armada relatif normal. Sedangkan saat akhir pekan permintaan meningkat cukup signifikan,” ucapnya.
Jam Operasional Bandros hingga Pukul 20.00 WIB
Lonjakan permintaan juga mendorong penyesuaian jam operasional Bandros. Jika pada hari biasa layanan berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, pada akhir pekan waktu pelayanan diperpanjang sampai pukul 20.00 WIB.
Yudiana menjelaskan, perpanjangan jam operasional dilakukan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, terutama di kawasan Braga. Aktivitas wisata pada malam hari membuat layanan Bandros perlu tersedia lebih lama dibandingkan jadwal reguler.
“Operasional terakhir sampai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya layanan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, karena ada kebutuhan dan permintaan yang cukup tinggi, khususnya di kawasan Braga pada malam hari, kami memperpanjang waktu operasional hingga pukul 20.00 WIB,” ujar dia.
Layanan tambahan di kawasan Braga tersebut dikemas melalui program Braga Beken yang telah berjalan hampir satu tahun. Program ini melengkapi layanan reguler Bandros sekaligus memberikan pilihan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati wisata Kota Bandung pada akhir pekan.
Yudiana menegaskan, penambahan armada dan perpanjangan waktu pelayanan tidak berlaku setiap hari. Pada hari biasa, Bandros tetap beroperasi sesuai jadwal reguler. Sementara itu, penyesuaian dilakukan setiap Sabtu dan Minggu dengan mempertimbangkan peningkatan permintaan penumpang.
Dari sisi jangkauan pelayanan, Bandros saat ini memiliki dua titik layanan reguler. Kehadiran Braga Beken menambah satu titik pelayanan khusus pada akhir pekan sehingga wisatawan memiliki pilihan tambahan untuk menikmati perjalanan menggunakan bus wisata di kawasan Braga.
Dengan penyesuaian armada dan jam operasional tersebut, Dishub Kota Bandung berupaya menjaga pelayanan transportasi wisata tetap optimal di tengah meningkatnya kunjungan masyarakat pada akhir pekan.***
Editor : JakaPermana
