Peramal India Prediksi Perang Dunia 3, Singgung Rusia, Ukraina, Israel hingga Hamas

Sebelumnya, Kushal Kumar sempat memprediksi bahwa Perang Dunia 3 akan terjadi pada awal Juni. 

Peramal India Prediksi Perang Dunia 3, Singgung Rusia, Ukraina, Israel hingga Hamas
Ilustrasi perang dunia 3/pexels

INILAHKORAN.COM, Bandung - Seorang peramal asal India, Kushal Kumar memprediksi Perang Dunia 3 yang melibatkan beberapa negara.

Sebelumnya, Kushal Kumar sempat memprediksi bahwa Perang Dunia 3 akan terjadi pada awal Juni. 

Akan tetapi, kini dia telah mengklarifikasi kembali soal tanggal terjadinya Perang Dunia 3.

Kushal Kumar, yang mengaku sebagai astrolog yang meramalkan kejadian-kejadian dunia, baru-baru ini menceritakan bagaimana ketegangan akan meningkat antara Israel dan Hamas, kedua belah pihak Korea, Cina dan Taiwan, serta Rusia dan NATO.

Kushal Kumar sempat mengklaim perang akan dimulai pada 18 Juni dan mengulangi klaim yang sama pada hari Jumat. Namun, hal itu ternyata tidak terjadi dan dia menetapkan tanggal baru.

“Setelah melakukan perjalanan pada tanggal 10 dan 18 Juni 2024, mari kita tunggu, jika diinginkan, pada tanggal 29 Juni 2024," kata Kumar.

Kumar menyebut peringatan prediktif untuk perawatan yang lebih baik dan strategi yang tepat memerlukan interpretasi yang cermat dan serius terhadap dampak terhadap planet.

“Kejadian keamanan yang krusial dan luar biasa di titik-titik panas perang di dunia pada atau sekitar tanggal perkiraan 10 Juni dan 18 Juni 2024, telah dievaluasi oleh penulis ini dan terbukti memberikan konfirmasi yang berarti atas masukan prediksi terkait penulis yang diterbitkan pada tanggal 23 Mei 2024," tuturnya.

Ia memasukkan alasan-alasan yang sama yang berpotensi memicu perang seperti sebelumnya – mulai dari Rusia, Ukraina , hingga Israel dan Hamas – namun ia juga menambahkan kunjungan Putin ke Korea Utara sebagai salah satu alasannya.

“Sekitar 9.000 tentara dari 20 negara NATO telah berpartisipasi pada bulan Juni 2024 dalam latihan militer di wilayah Laut Baltik, yang secara strategis menjadi sensitif setelah invasi Rusia ke Ukraina," tandasnya.


Editor : Firda Rachmawati