Perayaan Persib, Farhan Bilang Kota Bandung Siaga Hingga Senin Malam Nanti

Muhammad Farhan menyatakan, Pemkot Bandung masih menyiapkan status siaga terkait potensi euforia perayaan Persib Bandung yang tidak sebentar.

Perayaan Persib, Farhan Bilang Kota Bandung Siaga Hingga Senin Malam Nanti
Pemkot Bandung telah menyiapkan dua skenario yakni kondisi terbaik dan terburuk untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi setelah pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026). (ilustrasi)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, pemerintahan kota masih menyiapkan status siaga terkait potensi euforia perayaan Persib Bandung yang tidak hanya berlangsung satu atau dua hari.

Dia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dua skenario yakni kondisi terbaik dan terburuk untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi setelah pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026).

“Makanya kami siapkan skenario terbaik, ada skenario terburuknya. Nah, dua-duanya sudah siap dijalankan,” kata Farhan, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, koordinasi dengan aparat kepolisian dan manajemen Persib telah dilakukan memastikan pengamanan di berbagai titik kota. Pihaknya juga, telah mengidentifikasi sejumlah kawasan yang berpotensi menjadi pusat keramaian.

Farhan menyebut, pengamanan tidak hanya terfokus pada tiga titik utama yakn kawasan Cikapayang, Sulanjana dan Flyover Pasteur. Tetapi juga mencakup sejumlah wilayah lain yang dinilai rawan kerumunan.

“Tiga titik itu hanya salah satu aja. Tapi kan ada beberapa titik lain juga yang memang perlu diperhatikan keamanannya, mulai dari Cibeureum, kemudian sampai ke Cibiru. Alun-alun Ujung Berung juga menjadi perhatian khusus, dan Gedebage,” ucapnya.

Masa siaga perayaan Persib Bandung tidak dibatasi hanya pada akhir pekan. Pemerintah kota masih akan menyiagakan personel hingga beberapa hari setelah pertandingan.

“Belum tentu untuk Persib. Kita standby sampai tanggal 25 malam, Senin malam. Standby, siap sedia,” ujar dia.

Selain aspek keamanan, Farhan juga menyoroti dampak lanjutan dari euforia suporter khususnya terkait peningkatan volume sampah di Kota Bandung. 

“Yang saya khawatir hanya tambahan tumpukan sampah aja. Sehari bisa tambahan 90 ton soalnya,” imbuhnya.


Editor : Doni Ramdhani