Pemkot Bandung Mulai Siapkan  Pengamanan Puncak Perayaan Persib

Euforia kemenangan dramatis Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, berubah menjadi malam chaos.

Pemkot Bandung Mulai Siapkan  Pengamanan Puncak Perayaan Persib
Euforia kemenangan dramatis Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, berubah menjadi malam penuh pekerjaan rumah bagi Pemkot Bandung.

INILAHKORAN.ID - Euforia kemenangan dramatis Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, berubah menjadi malam penuh pekerjaan rumah bagi Pemkot Bandung.

Konvoi spontan ribuan bobotoh yang memadati jalanan kota, memicu sejumlah insiden kecelakaan hingga tawuran berdarah.

Pemkot Bandung, kini mulai mengevaluasi situasi tersebut sebagai bahan antisipasi menghadapi puncak perayaan Persib Bandung yang diperkirakan berlangsung pada 23 Mei mendatang. Sebab, jumlah massa diprediksi akan jauh lebih besar dibanding perayaan spontan semalam.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya. Sedikitnya terjadi 19 kecelakaan lalu lintas, akibat konvoi kemenangan Persib Bandung di berbagai titik Kota Bandung.

“Yang tercatat ada 19 kecelakaan lalu lintas. Kemudian ada satu tawuran (kawasan Karapitan) yang menyebabkan satu orang korban bacokan,” kata Farhan, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, pelaku pembacokan telah diamankan aparat di Polsek Lengkong. Berdasarkan dugaan sementara, insiden tersebut dipicu pengaruh minuman keras. “Pelaku pembacokan sudah ditangkap di Polsek Lengkong. Pelaku diduga keras akibat minuman keras, jadi itu kita amankan,” ucapnya.

Dari total kecelakaan yang terjadi, sebanyak 13 korban harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Para korban tersebar di 13 rumah sakit berbeda di Kota Bandung. Pihaknya mengapresiasi seluruh rumah sakit, yang tetap menerima pasien tanpa penolakan meskipun situasi berlangsung mendadak dan serentak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rumah sakit Kota Bandung yang telah mengikuti himbauan lisan, bahwa tidak boleh ada layanan kesehatan masyarakat di Kota Bandung dari level pertama sampai level tertinggi menolak pasien,” ujar dia.

Menurut Farhan, persoalan pembiayaan korban akan diselesaikan secara administratif melalui skema Universal Health Coverage (UHC) dan BPJS kesehatan yang dimiliki Pemkot Kota Bandung. “Masalah pembiayaan akan diurusi secara administrasi. Karena insya Allah UHC kita ada, BPJS kita juga baik,” ucapnya.

Pemkot Bandung sambung dia, kini menjadikan insiden semalam sebagai bahan evaluasi serius menghadapi puncak selebrasi Persib Bandung pada 23 Mei nanti. Pemerintah tidak ingin euforia kemenangan kembali memakan korban.

Farhan mengakui, kebahagiaan masyarakat atas kemenangan Persib Bandung merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh bobotoh diminta tetap menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain saat merayakan kemenangan.

“Itu sebabnya saya menghimbau kepada seluruh warga bobotoh bahagia-bahagia, saya juga bahagia. Euforia luar biasa, kita persiapkan tanggal 23 puncak di Kota Bandung,” ujar dia.

Dia kembali mengingatkan masyarakat, agar tidak merayakan kemenangan dengan minuman keras maupun obat-obatan terlarang karena berpotensi memicu tindak kriminal dan kecelakaan.

“Tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain. Hindari minuman keras dan obat-obat keras. Karena semua itu hanya akan merusak kegembiraan yang telah diciptakan oleh para pahlawan kita di lapangan hijau,” tandasnya.***


Editor : JakaPermana