Perjuangan Mulia Marcus Rashford Berbuah Manis
Akhirnya perjuangan mulia Marcus Rashford berbuah manis. Dia mampu menyelamatkan para anak-anak terdampak covid-19 dari kelaparan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Manchester- Akhirnya perjuangan mulia Marcus Rashford berbuah manis. Dia mampu menyelamatkan para anak-anak terdampak covid-19 dari kelaparan.
Dilansir BBC, Rashford berhasil membuat pemerintah Inggris melanjutkan pemberian kupon makan gratis senilai 15 paun per anak atau Rp 266 ribu. Kupon itu ditujukan untuk 1,3 juta anak-anak kurang mampu di Inggris selama musim panas.
Selama pandemi, bintang Manchester United itu kerap berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berdonasi kepada keluarga-keluarga yang kondisi ekonominya kini berada “di ujung tanduk” dan harus berjuang memberi makan anak-anak mereka.
Bersama badan amal FareShare UK, pemuda berusia 22 tahun itu pun berhasil menggalang dana hingga 20 juta poundsterling atau sekitar 25 juta dolar AS untuk memasok makanan di seluruh wilayah Inggris.
Perjuangan Rashford belum berhenti. Saat ini, dia mendesak pemerintah agar terus melanjutkan program voucher makanan bagi anak-anak yang memang berhak memperoleh makanan di sekolah secara gratis.
“Sebagai keluarga, kami sangat bergantung pada sarapan dan makanan gratis dari sekolah dan juga bantuan dari para pelatih maupun tetangga,” tulis Rashford dalam sebuah surat terbuka kepada pemerintah yang diunggah melalui media sosial Twitter.
“Kami tidak asing dengan dapur umum. Bahkan dulu kami juga selalu melakukan kunjungan ke wilayah Moor Utara untuk mendapatkan makanan Natal setiap tahun,” katanya.
Rashford merupakan anak kulit hitam yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah di Manchester. Namun berkat dukungan ibu dan juga para tetangga, akhirnya dia dikenal melalui gol-gol yang berhasil dicetaknya.
Dia mengaku khawatir dengan kondisi anak-anak yang kelaparan, padahal sebelumnya mereka bisa mendapatkan makanan gratis dari sekolah.
Dia mengatakan dari total 1,3 juta anak yang mendaftarkan diri untuk makanan gratis di sekolah-sekolah di Inggris, seperempatnya belum memperoleh fasilitas tersebut karena semua sekolah ditutup selama pandemi virus corona.
“Apakah kita akan diam saja ketika para orang tua meminta bantuan kita?” pungkas Rashford. (bsf)
Editor : Bsafaat


