Pernyataan Haruna Soemitro Soal Shin Tae Yong Tuai Kontroversi, Tagar #SaveSTY Menggema di Twitter

Pernyataan EXCO PSSI, Haruna Soemitro yang membahas soal pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menuai kontroversi.

Pernyataan Haruna Soemitro Soal Shin Tae Yong Tuai Kontroversi, Tagar #SaveSTY Menggema di Twitter
Exco PSSI, Haruna Soemitro mengkritik kinerja Shin Tae-yong saat menangani timnas Indonesia.

INILAHKORAN, Bandung - Pernyataan Exco PSSI, Haruna Soemitro yang membahas soal pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menuai kontroversi. Tagar #SaveSTY pun menggema di Twitter.

Dalam sebuah podcast, Haruna Soemitro mengeluarkan beberapa pernyataan yang dinilai dapat mengancam masa depan Timnas Indonesia.

Salah satu pernyataan Haruna Soemitro yang menjadi sorotan publik yakni soal Shin Tae Yong. Dia mengatakan pelatih asal Korea Selatan tersebut tersinggung dengan kritikan yang disampaikannya.

Baca Juga: Ini Dia Nama Baru Ibu Kota Negara Baru di Penajam Paser Utara

"Jadi seolah-olah kita ini ngerecoki dia. Saya bilang 'bagaimana Anda tersinggung dengan kritik saya, saya ini adalah Exco yang membawa aspirasi' Gak bisa anda jawab dengan tersinggung," ujar Haruna di YouTube podcast.

Selain itu, Haruna juga mengatakan bahwa orang tak ingin melihat proses dan lebih mementingkan hasilnya.

"Sehebat apapun proses yang dilakukan oleh federasi atau club. Tanpa prestasi pasti orang bilang nothing," ucapnya.

Baca Juga: Tadi Pagi Terjadi, Lagi Asyik Mandi, Pelajar SD Ini Diterkam Buaya, Sampai Kini Belum Ditemukan

Pernyataan-pernyataan dari Haruna itu pun membuat publik geram. Tak hanya tagar #SaveSTY, tagar #HarunaOut juga digaungkan oleh netizen.

"Pantesan ya pssi ga bisa mencari mafia di Indonesia, lha ga mungkin dong mereka menangkap diri sendiri. Busuk luar dalam," kata @adimas.

"Ramein aja lah hastag #HarunaOut
Meding dia yg keluar dari PSSI daripada STY," tulis @mazzini.

"Lebih baik PSSI kehilangan Haruna Soemitro dari pada kehilangan pelatih Shin Tae yong!
#SaveSTY," kata @regist.***


Editor : inilahkoran