Persib Gagal Taklukkan Persela, Robert Alberts Sebut Kelelahan Penyebabnya

Duel Persib vs Persela berakhir imbang 1-1. Pelatih Robert Alberts menyebut para penggawa Maung Bandung kelelahan.

Persib Gagal Taklukkan Persela, Robert Alberts Sebut Kelelahan Penyebabnya
Pelatih Persib Robert Alberts ungkap penyebab timnya gagal mengalahkan Persela.

INILAHKORAN, Bandung- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts menyebut timnya kelelahan saat meladeni Persela Lamongan.

Persib besutan Robert Alberts dipaksa menelan hasil imbang 1-1 melawan Persela di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat 25 Desember 2021.

Robert Alberts mengakui Persib tidak dalam penampilan terbaiknya lantaran hanya memiliki jeda waktu tiga haru untuk menghadapi Persela.

Baca Juga: Spoiler Thirty Nine Episode 3: Kepedulian Cha Mi Jo kepada Chan Young Begitu Tak Biasa

baru melakoni laga melawan PSM Makassar pada 22 Februari 2022.

Sementara Persela, dikatakan Robert Alberts menjalani laga sebelumnya melawan Barito Putera pada 18 Februari 2022. Sehingga tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu memiliki banyak waktu persiapan dibandingkan timnya.

"Jadi bisa dilihat dengan jelas cara pendekatan kami di awal laga, kami terlihat lambat. Pemain belum sepenuhnya pulih tenaganya dan hujan membuat lapangan begitu sulit untuk dimainkan. Itu membuat laga menjadi lebih lambat. Jadi saya kurang melihat hasrat dari pemain dan kembali gagal merebut posisi kedua," kata Robert Alberts usai laga.

Baca Juga: Spoiler Thirty Nine Episode 3 : Kini Kim Seon Wo Ketahui Rahasia Cha Mi Jo

Meski demikian, pelatih asal Belanda ini memastikan timnya sudah berusaha maksimal. Bahkan para pemain tetap mencoba menampilkan permainan terbaiknya meski dengan kaki yang lelah.

"Pada akhirnya, Persela Lamongan bisa mendapat gol keberuntungan. Umpan panjang lalu ada bola rebound dari situasi bola mati," tuturnya.

Robert Alberts juga sebut timnya mendapatkan keberuntungan yang sama setelah David da Silva mampu memanfaatkan dengan baik sepak pojok yang dilakukan Zalnando di menit ke-66.

Baca Juga: Azab Paling Ringan di Neraka, Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Bayangkan Menimpa Kamu!

"Sedangkan kedua tim gagal memanfaatkan peluang terbuka yang dimiliki yang seharusnya menjadi gol penentu. Dan pada akhirnya, kami juga seharusnya mendapatkan penalti tapi ditolak oleh wasit," bebernya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran