Persib Putri Libas Persija Putri dengan Skor Setengah Lusin
Persib Putri tampil luar biasa. Setelah menang 3-0 atas PSS Sleman, kini tim berjulukan Putri Biru ini melibas Persija Jakarta dengan skor telak 6-0 di laga yang digelar di Stadion Pakansari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Persib Putri tampil luar biasa. Setelah menang 3-0 atas PSS Sleman, kini tim berjulukan Putri Biru ini melibas Persija Jakarta dengan skor telak 6-0 di laga yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (28/10/2019).
Bengbeng alias Febriana cetak dua gol tepat di menit ke-36 dan ke-72, Reva Octaviani di menit ke-59, Risqiyanti di menit ke-50, Zahara di menit ke-71, serta Mila Nur Karmila di menit ke-76.
Pelatih Persib Putri Iwan Bastian mengaku perlu memberikan apresiasi kepada pada pemainnya, terlebih skor yang dihasilkan cukup besar. Bahkan, dengan hasil ini membuat Persib Putri untuk sementara berada di puncak klasemen sementara Grup A dengan perolehan 15 poin hasil dari lima kali menang dan satu kali kalah.
"Alhamdulillah, hasil yang harus kita semua syukuri. Pemain bisa menjalankan instruksi saya dengan sangat baik. Sebelum pertandingan saya instruksikan agar bermain menekan sejak awal. Dan, mereka melakukan tugasnya," ujar Iwan usai pertandingan.
Namun, pelatih yang akrab disapa Ibas ini mengaku tak banyak memberikan instruksi kepada pemainnya. Ia hanya meminta kepada pemainnya untuk tidak mengulangi kesalahan yang terjadi pada seri pertama di Stadion Maguwoharjo, Sleman lalu. Tepatnya 9 Oktober lalu, Persib Putri kalah dari Persija Putri dengan skor akhir 1-2.
"Saya sudah katakan kepada pemain supaya belajar dari kekalahan dan kesalahan melawan Persija di seri pertama. Hasilnya, pemain tampil penuh semangat dan motivasi untuk terus cetak gol," katanya.
Di sisi lain Pelatih Persija Putri, John Arwandi mengatakan kekalahan ini akibat kelengahan para pemain belakangnya. Terbukti enam gol berhasil disarangkan Persib Putri.
"Pemain belakang stok terbatas karena pemain cedera. Banyak lubang yang harus ditutupi. Tapi bagi saya anak-anak sudah berjuang maksimal segala upaya yang mereka miliki," kata John. (Muhammad Ginanjar)
Editor : suroprapanca

