Persib vs Persija Tanpa Penonton
Persib vs Persija tanpa penonton. Kepastian itu terungkap setelah Komdis PSSI melayangkan surat yang ditujukan kepada Maung Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persib vs Persija tanpa penonton. Kepastian itu terungkap setelah Komdis PSSI melayangkan surat yang ditujukan kepada Maung Bandung.
Keputusan pertandingan Persib vs Persija tanpa penonton dikeluarkan Komdis PSSI imbas kehadiran suporter PSIS Semarang saat kedua tim bertanding di Stadion si Jalak Harupat, Selasa, 27 Februari 2024 lalu.
Dalam isi suratnya, Persib Bandung telah melanggar kode disiplin PSSI tahun 2023 karena terjadi kerusuhan dan penganiayaan di luar perimeter Stadion yang dilakukan oleh suporter pasca pertandingan dan dibuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
Atas pertimbangan tersebut, Komdis PSSI mengeluarkan hukuman kepada Persib Bandung berupa sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 (satu) pertandingan saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat yakni melawan Persija Jakarta yang akan digelar Sabtu, 9 Maret 2024.
Tidak hanya itu, Persib Bandung juga dijatuhi denda sebesar Rp25 juta. Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat.
Menyikapi hal itu, Head of communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Dia hanya memastikan saat ini proses banding tengah dilakukan.
Apalagi dalam surat yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI, Eko Hendro Prasetyo tersebut, Persib Bandung diperbolehkan mengajukan banding sesuai dengan pasal 119 kode disiplin PSSI.
“Mudah-mudahan besok (4 Maret 2024) sudah ada kabar baik,” harap Adhi, Minggu, 3 Maret 2024.
Sebelumnya, Polresta Bandung menyayangkan kehadiran suporter tim tamu saat Persib menjamu PSIS Semarang. Padahal, sesuai aturan yang dikeluarkan PT LIB dan PSSI, tertuang regulasi kompetisi Liga 1 Indonesia 2023-2024 pasal 51 ayat 6 serta pasal 141 kode Disiplin PSSI Tahun 2023 yakni suporter tim tamu dilarang hadir di pertandingan tandang.
Namun, pada kenyataannya masih ada oknum suporter tim tamu yang memaksakan hadir di laga tandang untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Bahkan jumlahnya mencapai ratusan dengan menggunakan sebanyak tujuh bus.
"Begitu pemeriksaan tiket, kami mendapati ada ratusan suporter dari PSIS yang datang menggunakan tujuh bus ke Stadion SJH. Dan pada saat kami tahan agar tidak masuk kawasan stadion, mereka memaksa untuk mendobrak. Sehingga oleh panpel dipersilakan masuk namun tetap dijaga," kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo saat itu.
Kusworo menuturkan, pihak panpel dan kepolisian akhirnya membolehkan para suporter PSIS untuk masuk ke stadion dengan pengawalan ketat. Hal itu karena mereka datang dengan memperlihatkan tiket pertandingan.
"Ketika dilarang masuk, mereka menyampaikan sudah beli tiket. Kami menyayangkan kepada panpel kenapa tim tamu bisa membeli tiket dan datang ke SJH menggunakan bus. Berarti itu terkoordinir," beber Kapolresta.
Alhasil, jajaran Polresta Bandung pun selama pertandingan berlangsung membuat barikade personel pengamanan bagi suporter kedua tim untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
"Ini sangat riskan. Ini harus jadi evaluasi panpel, mengapa aturannya tim tamu tidak boleh beli tiket dan tidak boleh datang ke pertandingan tandang, tapi mereka bisa beli tiket sampai 500 orang," katanya.
Kusworo menambahkan, jika para suporter PSIS yang datang dan sudah mengantongi tiket itu tidak diperbolehkan masuk, pihaknya khawatir menjadi ancaman di luar stadion.
"Karena mereka akan menuntut ganti rugi tiket, uang makan, dan transportasi bus selama perjalanan dari Semarang ke Bandung. Selama nonton kami jaga. Namun, 30 menit sebelum pertandingan selesai kami arahkan untuk pulang duluan dan kami kawal. Alhamdulillah berkat kerja keras personel kami, semua berjalan aman," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

