Bali United Klaim Tampil Lebih Oke Ketimbang Persib, Begini Bantahan Robert Alberts
Robert Alberts menilai Persib Bandung tampil lebih baik saat ditahan imbang Bali United 2-2, Sabtu 19 September 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Laga Bali United vs Persib di Stadion Indomilk Arena, Sabtu 18 September 2021 berakhir sama kuat 2-2. Robert Alberts membantah klaim Bali United yang menguasai jalannya laga meski tampil dengan 10 pemain.
Robert Alberts mengatakan seharusnya timnya bisa memetik tiga poin. Pasalnya, Bali United hanya bermain dengan 10 pemain setelah Leonard Tupamahu diganjar kartu merah di menit ke-30.
Bahkan, Persib juga sempat berhasil membalikkan keunggulan menjadi 2-1 melalui Beckham Putra Nugraha usai memanfaatkan kesalahan kiper Bali United, Wawan Hendrawan di awal babak kedua.
Gelandang Bali United, Eber Henrique Ferreira de Bessa atau Eber Bessa menyebut performa timnya jauh lebih baik ketimbang Bali United.
Baca Juga: Robert Alberts Ungkap Biang Kegagalan Persib Taklukkan Bali United yang Tampil dengan 10 Pemain
"Tim sudah memperlihatkan pertandingan bagus di awal, tapi setelah kartu merah (Leonard Tupamahu) berubah, Persib dominan. Tapi di babak kedua, meskipun kita minus satu pemain, tapi kita main lebih bagus dari Persib," ungkapnya.
Pernyataan Eber Bessa langsung dibantah Robert Alberts. Menurutnya, Persib justru tampil lebih baik dengan menguasai jalannya laga. Robert menilai Bali United hanya bermain lebih mundur setelah kalah jumlah pemain.
"Mereka juga banyak mendapatkan second ball ketika bertahan dengan memanfaatkan kesalahan kami. Bisa dilihat ketika Beckham keluar, di posisi tersebut jadi ada jarak dan Bali United memanfaatkan itu. Saya tidak berpikir mereka menguasai permainan, kami tetap menguasai bola. Tapi kami tidak bisa mencetak gol," katanya.
Baca Juga: Debut Langsung Dua Gol, Bukti Talenta Beckham Putra Bukan Kaleng-kaleng!
Pelatih berusia 65 tahun ini merasa timnya sudah bermain dengan baik, yakni dengan menguasai bola di area sepertiga pertahanan lawan. Namun, para pemainnya cukup kesulitan dalam memanfaatkan penguasaan bola tersebut.
"Semuanya sebenarnya sudah oke, tapi kamu harus memenangkan pertandingan dengan membuat posisi mencetak gol. Tapi itu terlalu sedikit," tandas Robert Alberts.
Editor : inilahkoran


