INILAHKORAN, Bandung - Sekelompok orang serbu Graha Persib yang berada di Jalan Sulanjana Kota Bandung, Sabtu (2/10/2021) malam. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "ngerakeun Rene out" atau "memalukan Rene keluar".
Tidak hanya spanduk, namun beberapa kelompok orang yang jumlahnya mencapai puluhan itu berteriak dengan kata-kata "Persib butut" atau Persib jelek.
Itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena Persib Bandung meraih hasil imbang 1-1 saat melawan PSM Makassar di laga terakhir seri pertama Liga 1 2021-2022 yang telah digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Meski sempat membuat lalu lintas Jalan Sulanjana tersendat, namun aksi tersebut berlangsung kondusif seiring adanya penjagaan dari pihak kepolisian.
Perwakilan aksi, Yudi Baduy membenarkan hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena tim kesayangannya meraih hasil imbang. Ini merupakan kali keempat secara beruntun Persib selama menjalani Liga 1 2021-2022.
"Kami selaku suporter ikut merasakan, skuat Persib ini mewah tapi kenapa sulit sekali menang. Dari segi teknis, saya gak mau bicara tapi dari 4 draw ini jadi poin penting, harus ada PR, evaluasi yang dilakukan, ini skuat mewah seharusnya hasil lebih dari ini. Kita datang kesini ingin menjaga Persib tetap di jalurnya," ujar Yudi.
Yudi pun berkeinginan untuk bertemu dengan manajemen Persib secara langsung untuk mengetahui rencana evaluasi yang akan dilakukannya.
"Besar harapan kami manajemen mengundang seluruh elemen Bobotoh. Kita akan berikan waktu dua hari untuk lakukan tanggapan," tegasnya.
Yudi memastikan akan memantau apabila keinginannya untuk bertemu dengan manajemen Persib tidak digubris, maka tuntutan agar mencoret pelatih Robert Rene Alberts harus diwujudkan.
"Kita beberapa waktu yang lalu kumpul untuk menyusun tadi, ini dari beberapa elemen dan belum semua, ya, belum semua. Kami juga mengajak untuk semua kepada rekan-rekan yang belum (menyampaikan aspirasi) untuk bersama-sama dengan kami, melanjutkan maklumat dari kami. Atas dasar cinta tidak ingin golden era jilid dua dan demi menjaga Persib di jalur juara, ekspektasi kita tinggi, Persib jangan santai," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)