Ribut-ribut Bos Bhayangkara vs Pelatih Persib Robert Alberts, Begini Duduk Perkaranya...
Duel Bhayangkara FC vs Persib Bandung berakhir dengan kericuhan ketika Sumardji terlihat meludahi wajah Robert Alberts.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Magelang - Laga pertama seri kedua antara Persib Bandung kontra Bhayangkara FC di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu 16 Oktober 2021 diwarnai keributan. Itu terjadi tepat setelah pertandingan berakhir.
Bukan antar pemain atau pemain dengan wasit. Sebaliknya, keributan terjadi antara pelatih Persib, Robert Rene Alberts dengan ofisial Bhayangkara FC.
Dari tayangan yang sempat tertangkap kamera layar kaca, beberapa ofisial Bhayangkara FC menyerang Robert. Bahkan satu di antaranya yang diduga COO Bhayangkara FC, Sumardji membuka maskernya dan kemudian melakukan gestur seperti meludahi wajah pelatih asal Belanda itu.
Baca Juga: Pemain-pemain Cadangan Bikin Lini Belakang Persib Sulit Ditembus, Robert Alberts Semringah
Meski demikian, Robert menilai aksi itu hanya sebatas luapan emosi sesaat. Sebab menurutnya, pertandingan berjalan dengan tensi panas.
"Saya rasa semua merasa panas setelah pertandingan. Tapi setelah itu semua datang, saling berjabat tangan dan mengucapkan 'pertandingan yang bagus'," ungkap Robert usai pertandingan.
Pelatih berusia 65 tahun memahami emosi yang ditunjukan para ofisial Bhayangkara FC. Terlebih, tim berjulukan The Guardian itu mengalami kekalahan dengan skor 2-0.
"Itu terjadi karena ada beberapa situasi dan momen di pertandingan yang membuat orang menjadi panas. Tapi dalam sepak bola, semuanya setelah itu saling berjabat tangan lagi," tegasnya.
Disisi lain, pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster mengatakan bahwa aksi itu dilakukan karena Persib telah melakukan provokasi saat pertandingan berjalan. Hingga akhirnya, Bhayangkara FC emosinya tidak lagi tertahan.
Baca Juga: Jawa Barat Juara Umum PON XX Papua, Anggota DPR-RI Muhammad Farhan Sampaikan Pesan Khusus
"Banyak sekali provokasi yang terkesan menuduh kita ada main sama wasit, yang tuduhan itu tidak enak didengar dan marah juga. Akhirnya setelah pertandingan ada konsekuensi yang terjadi," kata Paul.
Pelatih asal Irlandia Utara ini menilai seharusnya hal itu tidak terjadi. Terlebih, Persib melontarkan tuduhan kepada timnya Bhayangkara FC.
Baca Juga: CEK! Jadwal Final Piala Thomas Indonesia vs China, Live Streaming TVRI Pukul 18.00 WIB
"Itu tuduhan tanpa dasar sangat memalukan sekali apalagi itu datangnya dari bench Persib," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


