Pelatih Persipura Jacksen F Tiago Minta Timnya Meniru Persib, Soal Apa?
Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago mengaku kecewa saat Mutiara Hitam dibantai Persib Bandung tiga gol tanpa balas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago mengaku kecewa saat Mutiara Hitam dibantai Persib Bandung tiga gol tanpa balas. Dia berharap para pemainnya meniru kesuksesan Maung Bandung.
Duel Persib vs Persipura berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu 30 Oktober 2021. Persipura takluk 0-3 lewat dua gol Wander Luis dan satu lesakan Geoffrey Castillion.
Jacksen menyebut kekalahan itu diluar ekspektasinya. Sebaliknya, dia berharap kemenangan bisa didapatkan karena ini saat ini timnya benar-benar membutuhkan poin tambahan untuk bisa ke luar dari zona degradasi
"Tapi dari aspek pemain yang kita punya dan performance kita di babak kedua, walaupun kita pernah mengalahkan Persiraja, hari ini babak kedua memberikan harapan kepada saya sangat positif terhadap pemain yang kita punya," ungkap Jacksen usai pertandingan.
Pelatih asal Brasil ini mengaku sedikit lega lantaran sudah bisa menurunkan empat pemain asingnya. Dia yakin, Persipura akan bangkit dari keterpurukan.
"Di masa transisi yang kita sedang jalankan ini kita ada beberapa figur yang bisa nilai plus hari ini. Kehadiran Nelson Alom di antara kita, saat ini kita tinggal mengumpulkan dan menyatukan semua pemain dalam momen yang pas supaya kita bisa kembali ke jalur kemenangan," katanya.
Jacksen akui tugas yang didapatkan cukup berat. Namun, dia berkomitmen dengan manajemen untuk bekerja keras mengembalikan kejayaan Persipura kembali di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Baca Juga: Dukung Minions Satu-satunya Wakil Indonesia di Final French Open 2021, Ini Link Live Streaming....
"Kita akan tanding lagi, ada waktu persiapan yang cukup, tapi jangan lupa kita komposisi musim ini. Katakanlah kita lawan Bali dan di seri ketiga ini kita menang dua kali kita bisa naik ke papan tengah, karena sekarang selisih antara semua tim itu sama. Kondisi kita sangat buruk, tapi dua tiga kemenangan kita bisa ke papan tengah. Kita bisa mencontoh dari Persib, Arema dan Persikabo, itu bisa saja terjadi di kita. Tinggal kita menemukan itu, dan kita punya jeda cukup panjang untuk persiapan lebih baik dan kita akan mencapai itu dengan komposisi yang kita punya. Tapi kita diuji dengan cukup berat," bebernya.
Terkait mengenai penampilan Hedipo Gustafo dan Yevhen Bokhashvili, Jacksen memastikan kedua pemain asingnya itu belum prima. Alhasil, keduanya tidak bisa diturunkan sejak menit pertama.
"Ada sebuah harapan besar dengan hadirnya mereka berdua dan tinggal kita dalam kondisi fisik dan tampil full. Selama 10 pertandingan kita belum tampil full. Di pertandingan kali ini kita melakukan empat perubahan dan ini yang buat bantu kita, sekarang pun sebagai pemain kunci di sektor pertahanan Motta sama Donny (Monim) tidak bisa dimainkan, itu yang buat kita sulit dari awal, tapi dari segi agresivitas mereka sudah mulai menekan pertahanan lawan," katanya.
Baca Juga: Man United Bantai Tottenham 3-0: Hey Ole, Berterima Kasihlah pada Cristiano Ronaldo!
Jacksen memastikan seri kedua ini cukup berat bagi timnya. Sebab, beberapa pemainnya harus absen. Mulai dari cedera, akumulasi kartu hingga terpanggil tim nasional Indonesia.
"Tinggal malam ini kita komunikasi dengan tim medis, mana pemain yang bisa diturunkan lawan Bali United dan baru dari situ kita susun segala macam. Lawan Bali kita akan lebih kuat karena kita punya waktu lebih banyak, walaupun tanpa Donny dan Motta dengan materi pemain yang mungkin lebih berbobot lagi, ada Nelson. Adapun Gustavo punya waktu 1-2 kali latihan dengan kita, lebih intens, ada Yehven, ada Taki, sehingga lawan Bali kita lebih kuat lagi. Kita harus pecah telur," pungkasnya.***(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


