Yes! Teja Paku Alam Membaik
Kiper Persib Teja Paku Alam akhirnya membaik. Kepastian itu diutarakan dokter Persib Muchamad Rafi Ghani.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Yogyakarta - Kiper Persib Teja Paku Alam akhirnya membaik. Kepastian itu diutarakan dokter Persib Muchamad Rafi Ghani.
Menurutnya, sudah tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kiper asal Sumatera Barat tersebut. Bahkan, hingga saat ini keluhan di bagian perut kanan bawahnya sudah tak lagi dirasakan.
"Jadi Teja Paku Alam merasakan nyeri otot perut kanan bawah. Setelah di USG (ultrasonografi), Alhamdulillah tidak apa-apa, semua baik," ujar Rafi saat dihubungi, Selasa 2 November 2021.
Baca Juga: Sapu Bersih! Robert Alberts Yakin Persib Libas Persela tapi Waspadai 'Faktor X'
Meski demikian, Rafi belum bisa memastikan Teja Paku Alam untuk bisa tampil membela Persib saat melawan Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2021-2022 yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis 4 September 2021.
Dia memastikan, tampil atau tidaknya pemain ditentukan sepenuhnya oleh tim pelatih yang dipimpin Robert Rene Alberts.
"Pelatih yang menentukan," tegasnya.
Baca Juga: Siap-siap, Umuh Muchtar Cup Segera Digulirkan Lagi
Selama ini, Teja Paku Alam tampil apik bersama Persib. Bahkan, pemilik nomor punggung 14 ini menjadi salah satu aktor keberhasilan Persib dalam menjaga tren belum terkalahkan di Liga 1 2021-2022.
Itu terjadi karena Teja Paku Alam memiliki catatan terbanyak dalam melakukan penyelamatan. Sejauh ini, dia menorehkan total 20 penyelamatan atau tertinggi ketiga di antara kiper-kiper lain yang berlaga di Liga 1 2021-2022.
Baca Juga: Welcome Back Aziz!
Posisi kedua, ditempati kiper Barito Putera Aditya Harlan yang menorehkan 23 penyelamatan. Di posisi teratas, ada kiper Tira-Persikabo Syahrul Trisna Fadilah dengan catatan penyelamatan terbanyak yakni 29 kali.
Namun, di laga melawan Persipura Jayapura lalu Teja Paku Alam tidak bisa ambil bagian. Dia merasakan nyeri di bagian perutnya hingga akhirnya posisinya kembali ditempati Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby.***(muhammad ginanjar)
Editor : inilahkoran


