Ini Cara Persib Jaga Kondisi Fisik di Series Ketiga Liga 1
Pelatih fisik Persib Yaya Sunarya mendapatkan tugas berat dalam mengarungi series ketiga Liga 1 2021. Jadwal yang padat menjadi alasannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih fisik Persib Yaya Sunarya akui mendapatkan tugas berat dalam mengarungi series ketiga Liga 1 2021-2022. Jadwal yang padat menjadi alasannya.
Terbukti, setelah melawan Persija Jakarta tim berjulukan Maung Bandung ini langsung dihadapkan dengan Persiraja Banda Aceh.
Jadwal padat ini akan terus berlanjut di laga selanjutnya hingga laga terakhir series tiga. Alhasil, series ketiga yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini berakhir dalam kurun waktu satu bulan.
Baca Juga: Persib Cukur Persiraja 4-0, Robert Alberts: Ini Menjadi Titik Balik
Yaya mengatakan sejak awal sudah menyampaikan tepat ketika series pertama berakhir. Saat itu, kata dia, di series pertama timnya tidak memiliki waktu untuk meningkatkan kondisi fisik para pemainnya karena digelar dengan cukup mendadak.
"Tapi pada akhirnya kita harus bicara untuk menjelaskan, bahwa di series pertama kita cuma punya waktu persiapan mepet karena situasional. Yang artinya waktu ada PPKM, kita berhenti dan tidak bisa latihan, kebijakan pemerintah dan tidak bisa berkerumun," kata Yaya.
Sekitar 23 hari jelang kompetisi digelar, lanjutnya, timnya tidak memiliki cukup waktu melakukan pertandingan seperti halnya uji coba sebagai kesiapan tim.
Baca Juga: Robert Alberts Pastikan Persib Langsung Fokus ke Duel Kontra Arema
"Kita tidak cukup waktu melakukan pertandingan yang kita bisa jadi misalkan pertandingan kompetisi atau pra kompetisi, uji coba, kita gak pernah lakukan uji coba. Uji coba kita mungkin dua kali di gim internal di series pertama. Dan kita punya program di series pertama itu pertandingan kita membuat chemistry, dan sejauh mana kekuatan kebugaran kita," tuturnya.
Pelatih yang turut mengantarkan Persib juara Liga di musim 2014 ini bersyukur lantaran kondisi fisik para pemainnya selama mengarungi series pertama tidak terlalu mengkhawatirkan. Sehingga, pihaknya tidak perlu banyak meningkatkan kondisi fisik para pemainnya dalam menghadapi series kedua.
Terlebih, di series kedua timnya berhasil melahap habis lima pertandingan dengan kemenangan. Sehingga posisi dua pun ditempati.
Baca Juga: Duet Geoffrey Castillion dan Wander Luiz Gacor, Persib Tak Butuh David da Silva
"Hanya sedikit meningkatkan kondisi fisik di series kedua, Alhamdulillah mentalitas permainan kita meningkat atas hasil yang dicapai dan secara otomatis fisik juga terangkat dengan hal itu," bebernya.
Kini, dikatakan Yaya, tugas berat dirasakan dalam menghadapi series ketiga. Sebab timnya hanya menghabiskan delapan pertandingan dalam kurun waktu enam pekan.
"Saya sebagai pelatih fisik tidak bisa meningkatkan dalam waktu satu minggu harus naik atau misalkan bisa dibilang 100 persen, bahkan 80 persen saja belum cukup, tapi sekarang lebih bagaimana mempertahankan yang sudah didapat," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


