Tiga Pemain Persib Diincar Tim Lain, Manajemen Pilih Santuy
Setidaknya, tiga pemain Persib dalam bidikan tim lain. Mereka yakni Dedi Kusnandar, Febri Hariyadi, dan Beckham Putra Nugraha.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Setidaknya, tiga pemain Persib dalam bidikan tim lain jelang putaran kedua Liga 1 2021-2022. Mereka yakni Dedi Kusnandar, Febri Hariyadi, dan Beckham Putra Nugraha.
Kabarnya, tiga pemain Persib itu diincar Arema FC. Itu sesuai dengan unggahan beberapa akun fanbase Persib di berbagai media sosial.
Meski hanya menyebutkan inisial D, F, dan B hal itu mengarah kepada tiga pemain Persib. D untuk Dedi Kusnandar, F untuk Febri Hariyadi, dan B untuk Beckham Putra Nugraha.
Baca Juga: Hansamu-Lerby Merapat Persib?
Menyikapi hal itu, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono santai. Sebab, menurutnya tiga pemain Persib itu masih terikat kontrak bersama Maung Bandung.
"Itu kan hanya isu. Mereka masih terikat kontrak dengan kami," ujar Teddy saat dihubungi, Minggu 19 Desember 2021.
Pria berkacamata ini yakin tidak akan ada pemainnya yang hengkang sekalipun dikabarkan cukup banyak yang mengincarnya. Sebab hal itu akan melanggar kesepakatan yang telah dibuat dalam klausul kontrak.
Baca Juga: Hanya Dikontrak Setengah Musim, Persib Masih Ragu Kemampuan Bruno Cantanhede?
"Bisa saya pastikan kalau tidak ada pemain lokal kami yang dicoret," tegasnya.
Sebelumnya, Komisaris PT PBB Umuh Muchtar juga sempat menyatakan pemain lokal di timnya aman dari pencoretan. Umuh mengatakan, saat ini Persib hanya mengganti pemain asingnya. Terbukti dua pemain menjadi korban yakni Geoffrey Castillion dan Wander Luiz.
"Sudah cukup ambil yang di depan. Mudah-mudahan akan lebih mamprang (berani) lah yang dua itu, karena sebelumnya masih banyak blunder di depannya," harapnya.
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Rekrut Bruno Cantanhede, Duo Samba Daya Gedor Tim Maung
Pria yang akrab disapa Pak Haji ini menilai selama ini lini depan Persib memang menjadi sorotan utamanya. Beberapa peluang yang didapatkan, tidak bisa dikonversi menjadi gol.
"Kita di tengah kuat, belakang kuat. Di belakang kemarin bukan kurang kuat, tetapi cuma Persebaya kemarin ga banyak menyerang tapi bisa memanfaatkan serangan balik. Surabaya kemarin sudah tahu kelemahan Persib, karena kita sudah yakin menang dengan terus nyerang tapi malah kebobolan. Mudah-mudahan itu jadi pelajaran buat kita dan tidak terjadi lagi," harap Umuh. (Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


