INILAHKORAN- Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts tak memungkiri timnya tidak memiliki banyak peluang saat menghadapi Persita Tangerang.
Alhasil, Persib hanya mampu menang 1-0 di laga perdana putaran kedua Liga 1 2021-2022 yang digelar di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat, 7 Desember 2022.
Bahkan gol semata wayang itu diciptakan melalui titik penalti yang berhasil di eksekusi dengan baik oleh striker anyarnya Bruno Cantanhede tepat di menit ke-33.
"Saya rasa perlu diakui kami tidak memiliki cukup banyak peluang terbuka di pertandingan ini. Hanya ada beberapa (kesempatan) melalui percobaan jarak jauh. Tapi gol kami ciptakan itu diciptakan sendirian oleh Bruno dia melihat momen dan melakukan pressing kepada kiper Persita dan memang itu jelas penalti. Dia mengeksekusinya dengan dingin, saya memilihnya karena dia harus punya momen bagus dalam laga perdananya," ujar Robert usai pertandingan.
Selain itu, Robert juga menyoroti lapangan Stadion I Gusti Ngurah Rai yang cukup memberatkan pemainnya dalam mengolah si kulit bundar. Sebab rumputnya terlalu panjang dan tebal.
"Pemain mengeluhkan kondisi lapangan yang berat," tuturnya.
Terkait mengenai performa dua striker anyarnya David da Silva dan Bruno Cantanhede, pelatih asal Belanda ini ogah membandingkannya dengan dua striker sebelumnya Geoffrey Castillion dan Wander Luiz.
"Jika melihat ke belakang pada musim 2020, ada masa pra musim yang normal dan kedua penyerang kami yaitu Luiz dan Geoffrey dalam kondisi motivasi yang tinggi. Kami tidak terkalahkan, dan pemain kami salah satunya menjadi top skorer, semua orang membicarakan mereka. Setelah itu kompetisi dihentikan 1,5 tahun, ada pemain yang tetap berlatih dengan serius dan ada yang tidak. Kini kondisi digelar dalam keadaan yang berbeda, dan mereka kesulitan untuk mencapai lagi standar permainannya meski kami sudah berusaha keras," katanya.
Dengan alasan itu, Robert mencoba menggantinya dengan David da Silva dan Bruno Cantanhede. Satu di antaranya, yakni David da Silva sudah memahami sepak bola Indonesia karena pernah membela Persebaya Surabaya.
"Bruno seperti yang diketahui Bruno adalah top skorer Liga Vietnam dua tahun lalu dan tentu kami mengetahui standarnya. Meski seperti yang tadi Rashid katakan, dia masih harus beradaptasi. Tapi dia baru berlatih bersama kami lima kali jadi butuh waktu baginya menyatu dengan tim ini. Kalian bisa melihat bagaimana kualitasnya dan saya merasa optimistis karena opsi yang berbeda di penyerangan, serta motivasi baru di dalam tim," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)***