Terbaru! Ini Pernyataan Final Manajemen Persib Soal Nasib Pelatih Robert Alberts

Terbaru! Manajemen Persib beri pernyataan resmi soal nasib Pelatih Robert Alberts yang dalam sepekan terakhir diisukan bakal lengser.

Terbaru! Ini Pernyataan Final Manajemen Persib Soal Nasib Pelatih Robert Alberts
Manajemen Persib Bandung memastikan posisi Pelatih Robert Alberts masih aman.

INILAHKORAN, Bandung- Jelang duel Persib Bandung vs Persikabo, jajaran manajemen Maung Bandung memberikan pernyataan final terkait nasib Pelatih Robert Alberts.

Manajemen Persib akhirnya angkat bicara soal masa depan Robert Alberts yang dalam sepekan terakhir jadi bahan spekulasi.

Banyak yang menyebut Robert Alberts bakal lengser dari kursi pelatih Persib menyusul kegagalan Febri Hariyadi dan kawan-kawan bertengger di puncak klasemen BRI Liga 1.

Baca Juga: Sejuta Butir Obat Ilegal Diamankan, Polisi Grebek Rumah yang Disulap Jadi Pabrik di Cibinong

Bahkan tagar Reneout atau Robertout menggema lantaran permainan Persib Bandung yang tak kunjung membaik.

Alhasil, tim berjulukan Maung Bandung ini harus tertinggal tiga poin dari Bhayangkara FC yang berada di peringkat pertama klasemen sementara Liga 1 2021/2022.

Ternyata, isu tersebut terbantahkan setelah Dirut PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono memastikan posisi Robert Alberts masih aman.

Baca Juga: Sejuta Butir Obat Ilegal Diamankan, Polisi Grebek Rumah yang Disulap Jadi Pabrik di Cibinong

Pria berkacamata ini mengaku belum memiliki rencana untuk mengganti posisi Robert Rene Alberts meski banyak Bobotoh di media sosial menginginkan pelatih asal Belanda itu untuk mundur.

"Sampai minggu ini masih aman. Kita belum kepikiran sampai sana (memecat Robert Rene Alberts) karena dari 20 pertandingan, data statistik kinerja Robert masih baik dan kita masih di jalur juara. Makannya tadi, Persib di jalur juara dan kesempatan masih besar kita dukung dengan positif, jangan mendukung dengan negatif," ujar Teddy Tjahjono di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Teddy Tjahjono mengatakan Liga 1 2021/2022 sangat keras. Terbukti, sudah 12 tim melakukan pergantian pelatih. Bahkan beberapa di antaranya sudah lebih dari satu kali melakukan pergantian.

Baca Juga: Kasus Covid 19 di KBB Terus Meningkat, Hengky Kurniawan Minta Hal Ini dari Masyarakat

"Dalam menjalankan suatu klub, kita harus melihat semua itu ada proses. Kita ambil contoh Manchester City, Pep Guardiola berapa tahun baru bawa klub juara. Pep di Barcelona juga berapa tahun dia, bahkan dia dari asisten dulu. Blueprintnya itu sudah ada, coba cek berapa tahun dia bisa bawa Barcelona mendominasi Liga Spanyol," tuturnya.

Kondisi ini, lanjutnya, terjadi pada timnya. Namun, pondasi yang telah dibangun sejak musim 2019 itu tidak berjalan lancar karena kompetisi dihentikan selama 1,5 tahun seiring pandemi Covid-19.

Baca Juga: Duh! Warung Kelontong di Lembang Jual Obat Terlarang, Sejak Lama Bikin Resah Masyarakat

"Kelihatan di musim 2020 kita mana pernah bisa menang tiga kali berturut-turut, itu kan belum pernah terjadi, tapi keburu ada Covid sampai 1,5 tahun terhenti dan kita harus mulai lagi walaupun dengan tim yang sama, tapi itu proses, kita harus lihat tim ini berproses," jelasnya.***(Muhammad Ginanjar)

 


Editor : inilahkoran