Potong Kuku Sesuai Sunnah Rasulullah, Begini Cara dan Urutannya Menurut Ustadz Adi Hidayat
Begini, cara potong kuku sesuai sunnah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat:
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Mau paham cara potong kuku sesuai sunnah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam? Simak penjelasannya dari Ustadz Adi Hidayat berikut ini:
Ustadz Adi Hidayat jelaskan cara dan urutan potong kuku sesuai sunnah dari Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallan.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, potong kuku sesuai sunnah tentu tak bisa dilakukan sembarangan.
Baca Juga: Terciduk! Lima Anggota Gangster yang Bacok RM Pemuda 20 Tahun hingga Tewas di Cibinong
Lantas dimulai dari mana saja urutan tersebut? Simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam kanal Youtube Al-Akhyar TV berikut ini:
"Semua kegiatan yang baik harus dimulai dari kanan terlebih dahulu. Termasuk memotong kuku, mulailah dari tangan dan kaki sebelah kanan," kata Ustadz Adi Hidayat.
“Urutannya mulai dari jari telunjuk, kelingking, manis, tengah, dan terakhir jempol,” jelasnya.
Baca Juga: HYBE Rilis Teaser Resmi Lagu Baru Jungkook dan Suga BTS 'Stay Alive' untuk '7 Fates CHAKHO'
Setelah itu, lanjut UAH -sapaan Ustadz Adi Hidayat- dilanjutkan tangan kiri yang dimulai dari kelingking, jari manis, tengah, telunjuk dan jempol.
“Al Imam Nawawi mengajarkan tutorial sunnah memotong kuku seperti ini dalam Islam tentu ada hikmahnya,” jelas UAH.
Lalu UAH juga mengatakan untuk menadahi kuku yang terpotong dengan tisu atau kain lainnya untuk kemudian dibuang.
"Kuku yang ditadahi memiliki hikmah atau nilai di dalamnya, bahwa kuku-kuku tidak berserakan dan langsung dibuah beserta tisu atau kainnya menandakan kebersihan dalam Islam," tandas UAH.
Banyak sunnah-sunnah yang dikerjakan Nabi Muhammad SAW dan menjadi wajib kita tiru.
Baca Juga: Polisi Amankan Ibu Rumah Tangga Pelaku Penipuan Investasi Ilegal
"Karena sudah pasti semua yang dikerjakan Nabi adalah baik dan atas perintah Allah," pungkas UAH.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

