Ketimbang Bali, Umuh Muchtar Sebut Liga 1 Lebih Aman Berlangsung di Yogyakarta

Ada saran dari Dirut PT PBB Umuh Muchtar. Sebaiknya, gelaran Liga 1 berlangsung di Yogyakarta, bukan Bali!

Ketimbang Bali, Umuh Muchtar Sebut Liga 1 Lebih Aman Berlangsung di Yogyakarta
Dirut PT PBB berharap gelaran Liga 1 dipindahkan dari Bali ke Yogyakarta untuk menekan penyebaran Covid 19 di kalangan tim-tim peserta.

INILAHKORAN, Bandung- Dirut PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar memberi saran terkait venue penyelenggaraan kompetisi Liga 1 musim ini.

Menurut Umuh Muchtar, sebaiknya laga-laga Liga 1 berlangsung di Yogyakarta, bukan Bali.

Di mata Umuh Muchtar, memindahkan venue Liga 1 dari Bali ke Yogyakarta jadi satu-satunya cara menekan angka penyebaran kasus positif Covid 19 di klub-klub peserta.

Baca Juga: Kenali Ciri dan Cara Kamu Harus Ruqyah Mandiri Berikut Ini! Ustadz Khalid Basalamah: Jangan Takut

Seperti diketahui, hingga saat ini sebanyak 58 pemain yang berlaga di ajang Liga 1 positif terpapar Covid 19.

Bahkan, Persib hanya memiliki 13 pemain setelah sebagian besar penggawanya positif terpapar Covid 19.

"Ya, mungkin bisa pindah, kayaknya di Yogyakarta lagi lebih netral. Karena di Yogyakarta lebih aman, lebih tentram kan, tidak ada masalah juga meski masih pandemi Covid-19," ujar Umuh Muchtar saat dihubungi, Kamis 3 Februari 2022.

Baca Juga: Mal Festival Citylink Bandung Ditutup Tiga Hari, Buntut Insiden Kerumunan Barongsai

Tidak hanya itu, Umuh Muchtar juga merasa Yogyakarta lebih bagus dalam pengamanannya dan lebih tertib. Terbukti, tidak ada kasus Covid-19 yang terjadi selama series dua dan tiga digelar.

"Tapi takutnya orang yang sudah bawa virus, semua pindah ke Yogyakarta karena mereka belum tuntas. Ini yang bahaya juga terbawa lagi, nanti orang Yogyakarta kena bahaya juga. Jadi buah simalakama, pindah bagaimana tidak pindah bagaimana," tuturnya.

Baca Juga: Amalan Ini Sederhana Tapi Pahala Luar Biasa, Ustadz Hanan Attaki: Solusi Dakwah Pemuda Hijrah

Meski demikian, Umuh Muchtar menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI maupun ke PT LIB untuk memutuskan nasib Liga 1 2021/2022. Dia berharap keputusan terbaik dikeluarkan.

"Yang terbaik bagaimana, yang paling aman mereka yang lebih tahu dan lebih mengerti. Saya serahkan saja ke PT LIB kepada PSSI juga. Silahkan ambil yang terbaik, kalau kami ikut saja. Mana yang aman mana yang lebih baik, bukan untuk Persib saja tapi buat semua," tegasnya.***(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran