Usai Duel Persib vs PSIS, Dragan Djukanovic Sebut Kinerja Wasit Buruk...

Dragan Djukanovic menyoroti kinerja wasit Fariq Hitaba usai duel Persib vs PSIS Semarang berakhir imbang, Selasa 15 Februari 2022.

Usai Duel Persib vs PSIS, Dragan Djukanovic Sebut Kinerja Wasit Buruk...
Dragan Djukanovic kecewa berat dengan performa wasit di laga Persib vs PSIS Semarang.

INILAHKORAN, Bandung- Dragan Djukanovic kecewa berat usai duel Persib vs PSIS Semarang berakhir imbang.

Persib vs PSIS besutan Dragan Djukanovic berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa 15 Februari 2022.

Di mata Dragan Djukanovic, kinerja wasit Fariq Hitaba dalam laga Persib vs PSIS itu benar-benar merugikan timnya.

Baca Juga: CEK! Begini Cara Unggah Portofolio Saat Daftar SNMPTN 2022

"Apabila wasit memimpin pertandingan dengan bagus, PSIS bisa menang. Seperti Teja (Paku Alam) yang membuat pelanggaran, seharusnya mendapatkan kartu merah dan di babak kedua, kita seharusnya mendapatkan penalti," katanya.

Djukanovic menilai hasil imbang itu cukup pantas didapatkan. Pasalnya, enam pemain PSIS di antaranya baru bergabung dengan tim karena baru menyelesaikan proses karantina akibat positif terpapar covid 19.

"Enam pemain baru kembali dari covid, tapi mereka memberikan 100 persen di pertandingan," kata Dragan Djukanovic usai pertandingan.

Baca Juga: Berikut Jadwal SIM Keliling Tangsel Rabu 16 Februari 2022

Mengenai penampilan Alfeandra Dewangga, pelatih berusia 52 tahun ini memberikan pujiannya. Ia menunjukan kepuasannya dengan pemilik nomor punggung 19 itu.

"Dewangga bermain sangat bagus, saya puas meski di 10 menit pertama agak bingung karena ditempatkan di bek kiri. Tapi dia mampu menjalankannya dengan bagus dan di babak kedua berubah menjadi center bek, kembali bagus, saya puas karena banyak juga melakukan clearance," katanya.

Dragan Djukanovic berharap ke depan, PSIS semakin lebih baik lagi. Terutama untuk lini depan yang masih kesulitan dalam urusan mencetak gol.

Baca Juga: Mantap, Dokter dan Nakes Dibebaskan dari Aturan Ganjil Genap di Jakarta

"Seperti yang saya sampaikan, banyak masalah di putaran kedua ini. Salah satunya tidak punya striker yang cukup jeli memanfaatkan peluang karena kita kesulitan menciptakan gol. Tapi pertandingan sekarang sudah selesai, sekarang kita tatap (pertandingan) ke depan," pungkasnya.***(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran