Persib Gagal Juara, Yana Umar Kritisi Kinerja Robert Alberts

Pentolan Bobotoh Yana Umar menyoroti penampilan Persib yang turun naik dan gagal menjad juara Liga 1 dengan poin tipis

Persib Gagal Juara, Yana Umar Kritisi Kinerja Robert Alberts
Yana Umar mengkritisi kinerja pelatih Persib Robert Alberts setelah timnya gagal juara Liga 1.

 

INILAHKORAN, Bandung - Penampilan Persib Bandung di Liga 1 2021/2022 mendapatkan sorotan dari Bobotoh. Di antaranya dari Yana Umar setelah agagal juara Liga 1.

Yana Umar yang saat itu dikenal sebagai dirigen Viking Persib Club (VPC) ini menilai Persib tidak konsisten. Terbukti, tim kebanggaannya ini gagal juara Liga 1 dan hanya finis di peringkat dua klasemen Liga 1 2021/2022.

"Performanya turun naik, tidak konsisten dari awal sampai akhir pertandingan. Seperti tidak punya winning team," ungkap Yana Umar saat dihubungi, Minggu, 27 Maret 2022.

Baca Juga: Gedung KORPRI di Garut jadi 'Sarang Hantu'?

Yana Umar membuktikan bahwa komposisi pemain Persib kerap berubah-ubah di setiap pertandingan yang dijalani. Ia merasa pelatih Robert Alberts masih meraba-raba untuk menentukan tim terbaik.

"Contoh, menggunakan satu striker itu sudah bagus. Kemarin (lawan Persik) jadi dua striker. Padahal satu striker itu, menurut pandangan saya sudah bagus. Seperti David da Silva tanpa Bruno Cantanhede, begitu juga Bruno tanpa David da Silva," tuturnya.

Pria yang turut mendirikan Viking Persib Club (VPC) ini akui tidak mudah bagi Persib untuk menghadapi lawan-lawannya. Sebab, motivasi akan berlipat-lipat untuk bisa mengalahkan Maung Bandung.

Baca Juga: Ridwan Kamil Geber Vaksinasi Booster Jelang Mudik Lebaran Tahun Ini

"Tapi saya melihat pelatih tidak berpikir seperti itu. Kadang-kadang pelatih tidak tahu motivasi lawan seperti itu," tambahnya.

Yana Umar pun memberikan masukan kepada pelatih Robert Alberts jika masih dipercaya Persib musim depan untuk tidak egois. Setidaknya memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap tim yang ditanganinya.

"Robert jangan terlalu egois, tong karep sorangan. Seperti tidak punya rasa tanggung jawab, tidak merasa salah kepada Bobotoh, padahal Bobotoh salah satu bagian dari Persib juga," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran