Pesan Terakhir Satpam Sebelum Tewas di Waduk Jatiluhur, Sempat Unggah Video Ini
Sebelum ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur, Sumarna, satpam PJT II sempat mengunggah video geram aksi vandalisme
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kasus penemuan jasad seorang petugas keamanan (satpam) Perum Jasa Tirta (PJT) II di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, terus menyita perhatian publik.
Sebelum ditemukan tewas, korban yang diketahui bernama Sumarna sempat membagikan unggahan video berupa kekecewaannya terhadap aksi vandalisme di fasilitas umum.
Dalam video yang diunggahnya sebagai status pesan singkat, Sumarna meluapkan kekesalannya kepada para pelaku yang mengotori area publik yang seharusnya dijaga bersama.
"Udah dikasih fasilitas buat nongkrong masih ngerusak fasilitas umum. Yang ngerasa coret-coret di sini, saya enggak mau tahu harus diberesin! Laporan udah tembus ke polisi, ada hukum pidananya," tegas Sumarna dalam rekaman yang beredar luas di media sosial.
Sempat Beri Peringatan Hukum
Dalam rekaman video tersebut, memperlihatkan jejak aksi corat-coret (vandalisme) menggunakan cat di fasilitas Waduk Jatiluhur. Unggahan itu memperlihatkan ketegasan almarhum dalam menjalankan tugasnya menjaga ketertiban kawasan waduk.
Sumarna juga menegaskan bahwa tindakan perusakan fasilitas umum tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan dapat dijerat sanksi pidana.
Unggahan video terakhir tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga dan netizen. Banyak yang menduga ada keterkaitan antara aksi teguran terkait aksi vandalisme tersebut dengan peristiwa tewasnya korban.
Editor : Firda Rachmawati
