Curhat Istri Satpam Waduk Jatiluhur Soal Firasat dan Nasib Anak
Istri satpam yang tewas di Waduk Jatiluhur singgung soal firasat sebelum sang suami pergi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Duka mendalam masih menyelimuti Siti Maryam, istri dari Sumarna, satpam Perum Jasa Tirta II yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta.
Di tengah sorotan publik termasuk kedatangan Tokoh Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sempat menanyakan soal tanda-tanda sebelum kejadian, Siti Maryam mengaku dirinya sama sekali tidak memiliki firasat khusus terkait kepergian sang suami untuk selama-lamanya.
Siti Maryam mengenang momen terakhir bersama almarhum sebelum berangkat bertugas pada Kamis malam.
Saat itu, ia hanya melihat kondisi fisik suaminya yang tampak lebih lelah dari biasanya dan memilih langsung berangkat bekerja tanpa mengikuti rutinitas keagamaan yang biasa dilakukan.
"Kelihatannya memang seperti kelelahan. Biasanya kalau malam Jumat berangkat lebih sore karena ikut Yasinan dulu, tapi malam itu berangkatnya lebih awal dan tidak ikut rutinan," kata Siti Maryam saat menceritakan kenangan terakhirnya bersama almarhum.
Meskipun tidak merasakan firasat buruk, peristiwa tragis ditemukannya almarhum pada Jumat dalam kondisi kedua tangan terborgol menjadi pukulan yang sangat berat bagi keluarga.
Siti Maryam tak menampik bahwa hatinya hancur, namun ia berusaha tetap teguh demi kedua buah hatinya yang masih membutuhkan kasih sayang dan biaya hidup.
Siti Maryam mengungkapkan pergulatan batinnya saat harus memikirkan keberlanjutan masa depan anak-anak mereka tanpa kehadiran sang suami sebagai tulang punggung utama keluarga.
"Sebenarnya rapuh tapi berusaha kuat depan kedua anak. Saya berpikir bagaimana kedepan membiayai anakku, mungkin saya harus bekerja karena ini berat tapi Bismillah saja," tutur Siti Maryam dengan penuh ketabahan.
Kini, di tengah proses penyelidikan yang masih terus digencarkan oleh Satreskrim Polres Purwakarta guna mengungkap fakta dan menangkap pelaku di balik kematian suaminya, Siti Maryam berharap adanya keadilan bagi almarhum.
"Saya mohon doa dari seluruh warga Indonesia dan berharap pelaku bisa segera tertangkap," ujar Siti Maryam mengakhiri perbincangannya.
Editor : Firda Rachmawati

