Kasus Satpam Waduk Jatiluhur: PJT II Temui Keluarga Korban, Janji Beri Santunan

Perusahaan memastikan santunan, hak kepegawaian, hingga pendidikan untuk anak korban.

Kasus Satpam Waduk Jatiluhur: PJT II Temui Keluarga Korban, Janji Beri Santunan
Kasus Satpam Waduk Jatiluhur: PJT II Temui Keluarga Korban, Janji Beri Santunan

INILAHKORAN.ID - Kasus meninggalnya seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan terborgol, terus menjadi perhatian publik.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, Perum Jasa Tirta (PJT) II memberikan perhatian kepada keluarga korban.

Manajemen PJT II diketahui telah mendatangi kediaman keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung sekaligus memastikan hak-hak korban diproses sesuai ketentuan.

Berdasarkan informasi yang beredar, pihak manajemen telah dua kali mengunjungi keluarga korban sebagai bentuk empati dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

PJT II Jamin Pendidikan Anak Korban

Selain menyampaikan belasungkawa, PJT II juga memberikan sejumlah bentuk dukungan kepada keluarga korban. Perusahaan disebut menjamin biaya pendidikan dua anak korban hingga menyelesaikan pendidikan mereka.

Tak hanya itu, putra sulung korban juga dikabarkan mendapat tawaran kesempatan bekerja setelah lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kesempatan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu keberlangsungan hidup keluarga korban pasca-kejadian tragis tersebut.

Santunan dan Hak Kepegawaian Dipastikan Diproses

PJT II juga memastikan santunan kepada keluarga korban telah diberikan. Selain itu, seluruh hak kepegawaian korban disebut tengah diproses sesuai prosedur yang berlaku.

Perusahaan berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tengah berduka, sembari tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan penemuan jasad seorang satpam di kawasan Waduk Jatiluhur. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tangan terborgol sehingga memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mengusut pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Sementara itu, perhatian terhadap keluarga korban terus mengalir, termasuk dari manajemen PJT II yang telah memberikan dukungan moril maupun bantuan kepada ahli waris.


Editor : Firda Rachmawati